-
26 Okt 2026 08:05 WIB
- Batam
Foto: turnbackhoax.id
RRI.CO.ID, Batam – Beredar gambar dari akun X “gumpanggi” yang memuat klaim bahwa di tengah peristiwa karhutla ini, Presiden Prabowo justru meminta Menteri Keuangan Suahasil menyerahkan utang ke China sebesar Rp300 triliun untuk mendanai MBG. Postingan tersebut disertai narasi: “DI TENGAH ACARA KARHUTLA, PRABOWO PERINTAH SUAHASAN GUNAKAN UTANG KE CHINA SEBESAR Rp 300 TRILIUN KHUSUS HANYA UNTUK PELAKSANAAN MBG YANG LEBIH BERKUALITAS!”
Dilansir dari akun media sosial Instagram @turnbackhoax.id, berdasarkan artikel Tirto “Realisasi Anggaran MBG Capai Rp 153,2 Triliun per September 2026” yang dimuat pada Jumat, 9 Oktober 2026, anggaran MBG tahun 2026 mengalami penyesuaian dari Rp 268 triliun menjadi Rp 218,77 triliun setelah dilakukan efisiensi anggaran. Per 30 September 2026, realisasi anggaran mencapai Rp153,19 triliun, sehingga masih tersisa sekitar Rp65,58 triliun. Dengan demikian, pada periode tersebut program MBG masih memiliki sisa anggaran yang belum terealisasi.
Dalam laporan yang sama, Suahasil menyatakan alokasi anggaran MBG akan disesuaikan dengan kebutuhan program seiring dengan perbaikan tata kelola yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun pernyataan tersebut belum menjadi bukti bahwa pemerintah berencana menambah anggaran sebesar Rp300 triliun, apalagi mengajukan pinjaman khusus ke China.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














