Gerakan Rakyat – Tokoh inspiratif, Anies Rasyid Baswedan menghadiri acara silaturahmi bersama pejabat, kader, relawan dan simpatisan Gerakan Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Anies juga meresmikan Kantor Sekretariat DPD Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kota Makassar di kawasan Paropo, Kecamatan Panakkukang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Jaringan Gerakan Rakyat dan PGR Sulsel untuk memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus mempertegas arah perjuangan politik menuju Pemilu 2029.
Meski dikait-kaitkan dengan persiapan politik jelang 2029, Anies tak membahas secara spesifik pencalonannya. Ia justru mendorong Gerakan Rakyat untuk fokus memperluas jangkauan manfaat dan membantu menyelesaikan permasalahan sosial masyarakat.
Baca juga: Proses Legalitas Sedang Berjalan, Sahrin Hamid Minta Pengurus Gerakan Rakyat Fokus Terapkan 5 Pancakarya
Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman di Gerakan Rakyat yang telah memfasilitasi sehingga niat baik untuk masyarakat mendapat tempat, kata Anies.
Anies berpesan agar organisasi ini tetap menjaga keharmonisan dan membuka ruang seluas-luasnya. “Menjaga keharmonisan, menjangkau semua orang karena kita berharap gerakan perubahan semakin mampu menjangkau semua orang,” jelasnya.
“Permasalahan sosial saat ini banyak sekali dan saya berharap teman-teman Ormas Pergerakan Rakyat bisa berbuat lebih banyak untuk meringankan beban masyarakat,” tambah Anies.
Ia juga menilai masyarakat Sulsel memiliki karakter tangguh dan semangat perubahan. “Saya melihat masyarakat Sulsel tangguh dan ingin melakukan perubahan. Jangkau semua orang,” ujarnya.
Baca juga: Tolak Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Sahrin Hamid: Suara Rakyat Jangan Diamputasi
Sementara itu, Ketua DPW PGR Sulsel Asri Tadda menjelaskan, kepengurusan PGR di Sulsel meliputi 18 DPD kabupaten/kota dan 110 DPC kecamatan. Daerah lain seperti Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Enrekang dan Selayar masih dalam proses penyelesaian.
Di sisi lain, Ketua DPD PGR Kota Makassar Firdaus Malie mengatakan, struktur DPC sudah terbentuk di seluruh kecamatan dan ditargetkan selesai di tingkat kecamatan (DPRt).
Basis Gerakan Rakyat adalah unsur relawan sejak Pilpres 2024. Nah, itulah yang kemudian kita bangun komunikasinya, coba masukkan ke dalam struktur, kata Asri.
Insya Allah kita akan terus berjuang untuk mengkonsolidasikan kekuatan sambil menunggu proses legalisasi partai selesai. Makassar adalah wajah Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, gaung perubahan dari kota ini harus kita rebut, lanjut Firdaus.
Baca juga: Proses Badan Hukum Partai Gerakan Rakyat Masuk Tahap Verifikasi di Kementerian Hukum
“Kita rindu Abah. Kita kuat karena Abah. Selama ini kita menantikan Abah datang langsung ke sini, membangkitkan kembali semangat kita untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi bangsa. Alhamdulillah hari ini terwujud,” sambung Firdaus.
PGR Sulawesi Selatan terang-terangan menyatakan masih mendorong Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu 2029. Saat ini Anies tercatat sebagai Anggota Kehormatan Ormas Pergerakan Rakyat, sedangkan posisinya di struktur partai masih menunggu keputusan resmi.
Semangatnya sama. Kami ingin partai ini, organisasi ini menjadi kendaraan politik Pak Anies untuk menjadi presiden berikutnya, jelas Asri.
Baca juga: GEKRIS Gelar Baksos Medis dan Bantuan Logistik Gratis di Tangerang
Asri menegaskan, keputusan resmi pengukuhan calon presiden dan haluan politik partai akan disahkan melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) setelah pemerintah menyelesaikan legalitas badan hukum partai.
“Setelah mendapat status resmi badan hukum, Partai Gerakan Rakyat berencana menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Forum ini akan menjadi ajang pengambilan keputusan resmi mengenai arah politik partai, termasuk pencalonan calon presiden,” tutupnya.
Target utama kita tentu memenangkan Pak Anies dan mengisi slot kursi di DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, serta mencetak kepala daerah dari kader-kader terbaik, imbuh Asri.
Dalam kepengurusannya, PGR mengaku mengedepankan model partai politik modern yang transparan dan independen dari pengaruh oligarki. “Ini pesta gotong royong, murni dari unsur masyarakat dan relawan. Partai ini dibangun dengan standar dan aturan baru yang transparan,” tegasnya.
Baca juga: Anak Muda Bergerak dan HIPMA Salurkan Bantuan kepada Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
“Kami ingin membangun model partai yang benar-benar milik rakyat, bukan milik oligarki,” lanjut Asri.
PGR berkomitmen untuk rutin mengungkapkan laporan keuangan melalui saluran digital partai. Respon masyarakat dan relawan diklaim cukup tinggi, baik di lapangan maupun di ruang digital.
Tanggapan pesan Anies kepada kader akar rumput juga disampaikan pimpinan partai di daerah. “Pesan khusus Pak Anies adalah merangkul seluas-luasnya, menjangkau seluas-luasnya, dan tetap harmonis. Upaya perubahan bangsa ini harus melibatkan banyak orang. Tidak ada seorang pun di antara kita yang sempurna, makanya kita harus saling menyempurnakan,” kata Asri.
Kunjungan Anies berlangsung berdekatan dengan agenda pemerintah pusat di Sulsel. Pada Selasa (15/9/2026), Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan pertemuan persiapan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan pada Oktober 2026 untuk meresmikan Program Sekolah Rakyat.
Pertemuan Anies di Makassar menyulut semangat Gerakan Rakyat Sulsel dan jaringan PGR untuk menyeimbangkan kerja sosial masyarakat dan memperkuat struktur politik menjelang tahun 2029.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














