MUI Menyambut Baik Resolusi Terbaru PBB tentang Palestina

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik resolusi terbaru PBB terkait partisipasi Palestina. Resolusi PBB memutuskan bahwa Palestina diberi hak untuk berpartisipasi dan dapat berbicara secara virtual di Majelis Umum PBB.

“Saya mengucapkan puji syukur kepada Allah karena melalui Resolusi PBB pada bulan September ini, Palestina akhirnya diterima menjadi anggota tetap PBB dan berhak mengikuti Sidang Umum PBB,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/9).

“Didukung 152 negara, upaya Amerika mencegah kehadiran Palestina di PBB akhirnya gagal total. Alhamdulillah sejumlah negara Barat memberikan dukungan,” lanjut Presiden Koalisi Asia Pasifik untuk Al-Quds dan Palestina ini.

Resolusi PBB mengenai partisipasi Palestina didukung oleh 152 negara anggota PBB, 3 negara menolak, dan 4 negara abstain.

Sudarnoto menilai diterimanya Palestina di PBB membuka jalan yang lebih luas untuk menuntut kemerdekaan penuh, serta mengadili para pemimpin Israel atas kejahatan perang melalui Mahkamah Internasional (ICJ) dan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

“Langkah ini harus kuat dan terukur. Pasukan Israel harus mundur dari seluruh wilayah Palestina, tanah Palestina yang dirampas paksa harus dikembalikan, pemukim ilegal Israel harus keluar, dan Masjid Al-Aqsa selamat dari tangan dingin Zionis,” kata Sudarnoto.

Ia juga mendesak tokoh-tokoh penting Israel, seperti Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, untuk segera ditangkap dan diadili.

Guna memaksimalkan Resolusi PBB tersebut, MUI mendorong Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera melakukan konsolidasi dan mengambil langkah diplomasi cepat.

Tidak hanya melalui jalur hukum dan diplomasi, upaya tekanan ekonomi terhadap Israel juga harus ditingkatkan secara masif.

“Upaya pelemahan perekonomian Israel harus diperkuat dengan melakukan boikot bahkan embargo secara besar-besaran. Intinya, resolusi PBB ini harus digunakan untuk perubahan penting di bidang politik, hukum, diplomasi, dan ekonomi,” kata Sudarnoto.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Analisis Dasar Dinamika Atmosfer II September 2026 – Klimatologi
Siswa SD Meninggal Tersedak Buah MBG, Publik Soroti Keamanan Pangan
BMKG Catat 312 Titik Panas di Papua Barat, Fakfak Tertinggi
Berikut klasemen medali Asian Games ke-20 terbaru: China terus mendominasi.
AHY dan Anies disebut-sebut masuk dalam radar calon pengganti Gibran yang dipilih Prabowo
Demo di PN Pangkalpinang: Massa Mempertanyakan 167 CV dan Kerugian Negara Rp 4,16 Triliun dalam Kasus Korupsi Basel
GBCC 2026 menghadirkan informasi terkini mengenai kanker payudara ke Vietnam.
Putra Jokowi: Gugatan Denny Indrayana Murni Kepentingan Politik untuk Memakzulkan Gibran
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:51 WIB

Analisis Dasar Dinamika Atmosfer II September 2026 – Klimatologi

Rabu, 23 September 2026 - 10:34 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Buah MBG, Publik Soroti Keamanan Pangan

Rabu, 23 September 2026 - 10:17 WIB

BMKG Catat 312 Titik Panas di Papua Barat, Fakfak Tertinggi

Rabu, 23 September 2026 - 09:51 WIB

MUI Menyambut Baik Resolusi Terbaru PBB tentang Palestina

Rabu, 23 September 2026 - 09:34 WIB

Berikut klasemen medali Asian Games ke-20 terbaru: China terus mendominasi.

Berita Terbaru

Headline

BMKG Catat 312 Titik Panas di Papua Barat, Fakfak Tertinggi

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:17 WIB

Headline

MUI Menyambut Baik Resolusi Terbaru PBB tentang Palestina

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:51 WIB