Pemprov Lampung Dorong Keseimbangan Konservasi Gajah dan Aktivitas Masyarakat

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Newslampingterkini.com – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau perkembangan kegiatan mitigasi interaksi negatif dengan gajah sumatera di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Minggu (20/9/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Menteri Kehutanan ke Provinsi Lampung untuk melihat langsung perkembangan pembangunan dan fasilitas yang disiapkan untuk mendukung penanganan interaksi gajah liar dengan masyarakat sekitar kawasan konservasi.

Rangkaian kunjungan tersebut dimulai setelah Menteri Kehutanan dan rombongan tiba di Bandara Raden Inten II Lampung pada pagi hari. Dari bandara, rombongan kemudian menempuh perjalanan darat sekitar 2 jam 21 menit menuju kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Setibanya di TNWK, Gubernur dan Menteri Kehutanan mengikuti diskusi mengenai perkembangan mitigasi interaksi negatif dengan gajah sumatera di TNWK.

Dalam diskusi tersebut, Ketua Komite Bersama Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatera di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Brigjen TNI Sriyanto menjelaskan perkembangan pembangunan yang dilakukan di TNWK sekaligus memastikan pembangunan fasilitas mitigasi dapat mendukung pengelolaan interaksi gajah secara lebih terencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Mirza dan Menteri Kehutanan Raja Juli dengan meninjau sejumlah fasilitas terkait pengelolaan dan mitigasi interaksi gajah. Pemeriksaan tersebut meliputi ruang tunggu, pusat komando, taman bermain, dan tempat simbolis pelepasliaran gajah.

Rombongan juga melihat area upacara utama dan menara pandang serta jembatan gantung. Dari titik tersebut, pemerintah pusat dan daerah melihat langsung kesiapan fasilitas pendukung pengelolaan kawasan serta upaya penguatan edukasi dan konservasi gajah sumatera.

Usai meninjau sejumlah fasilitas utama, Gubernur Mirza dan Menteri Kehutanan melanjutkan perjalanan singkat menuju kawasan UMKM di kawasan TNWK. Kawasan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan untuk melihat keterkaitan kegiatan konservasi dengan kegiatan ekonomi masyarakat.

Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Lampung yang memiliki ekosistem hutan dataran rendah dan merupakan habitat satwa liar termasuk gajah sumatera. Dokumen Kementerian Kehutanan mencatat TN Way Kambas sebagai salah satu lokasi aksi mitigasi di Provinsi Lampung yang memerlukan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Upaya penanganan interaksi antara manusia dan satwa liar menjadi penting karena kehadiran gajah tidak hanya berkaitan dengan perlindungan satwa, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Kehutanan sebelumnya telah mengembangkan berbagai pendekatan dalam penanganan konflik satwa liar, termasuk pemantauan pergerakan satwa dan penguatan pengelolaan kawasan. Dalam dokumen Ditjen KSDAE, pemasangan GPS collar disebutkan sebagai salah satu strategi menangani konflik manusia dan gajah liar serta mempelajari pergerakan satwa.

Kunjungan Menhut ke Lampung juga didampingi sejumlah pejabat Kementerian Kehutanan, antara lain Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Staf Ahli Menteri, serta sejumlah direktur terkait konservasi dan pengelolaan kawasan.

Perwakilan Kedutaan Besar Norwegia juga turut hadir dalam kunjungan tersebut. Mereka termasuk Duta Besar Kaja Glomm dan perwakilan iklim dan kehutanan Anja Lillegraven, Livia Costa Kramer, dan Susilo Ady Kuncoro.

Kehadiran perwakilan Norwegia dalam agenda tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap isu kehutanan, konservasi, pengelolaan iklim dan ekosistem dalam rangkaian kunjungan ke Lampung. Meski demikian, agenda utama kunjungan tersebut tetap fokus meninjau kemajuan mitigasi interaksi negatif dengan gajah sumatera di Taman Nasional Way Kambas.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga memastikan pemerintah daerah terlibat dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam pengelolaan kawasan konservasi. Kolaborasi ini diperlukan agar upaya perlindungan satwa dapat berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat sekitar kawasan.

Secara ekologis, Taman Nasional Way Kambas mempunyai kedudukan penting sebagai kawasan konservasi di Lampung. Data Kementerian Kehutanan mencatat kawasan Taman Nasional Way Kambas dalam berbagai program konservasi dan restorasi ekosistem, termasuk pengembangan pengelolaan kawasan dan pelibatan masyarakat.

Bagi Lampung, penguatan mitigasi interaksi gajah tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelestarian populasi gajah sumatera, namun juga mengurangi potensi gangguan terhadap masyarakat di sekitar kawasan. Pengelolaan yang lebih baik diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara perlindungan satwa, pelestarian hutan, dan aktivitas sosial ekonomi warga. (bg)

Baca Berita di Google Berita

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Anies Bicara Ambang Batas Parlemen, Minta Gerakan Rakyat Bergerak
Bongkar Sepenuhnya Telur Paskah Tersembunyi Petualangan Super Bear di Pembaruan Terbaru
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Indonesia
Thomas Safanpo Sah Bupati Asmat, Polisi Diminta Usut Dalang Aksi Demo Tuntut Pelantikan Bonefasius Jakfu – Highlight News
Relawan Gibran Relawan Pihak Terkait Digugat Denny Indrayana
Arus Bawah Laut Kuat, Penyelam Basarnas Hanya Evakuasi 1 Korban KM Virgo Transport 8
Jokowi Bakal Saksi Soal Kuliah dan Ijazah, Denny Indrayana menjawab seperti ini
Video Viral Anak-anak Berkelahi di Irigasi Wirosari, Polisi Ungkap Awal Mula Kejadian
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 23:34 WIB

Anies Bicara Ambang Batas Parlemen, Minta Gerakan Rakyat Bergerak

Minggu, 20 September 2026 - 23:20 WIB

Bongkar Sepenuhnya Telur Paskah Tersembunyi Petualangan Super Bear di Pembaruan Terbaru

Minggu, 20 September 2026 - 22:51 WIB

Pemprov Lampung Dorong Keseimbangan Konservasi Gajah dan Aktivitas Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 22:34 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Indonesia

Minggu, 20 September 2026 - 22:17 WIB

Thomas Safanpo Sah Bupati Asmat, Polisi Diminta Usut Dalang Aksi Demo Tuntut Pelantikan Bonefasius Jakfu – Highlight News

Berita Terbaru

Headline

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Indonesia

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:34 WIB