Meski masih berstatus Ormas, Anies meminta para pengurus Gerakan Rakyat terus bergerak dan menjangkau masyarakat.
Di tengah tarik ulur soal ambang batas Parlemen sebesar 5 persen, mantan calon presiden Anies Rasyid Baswedan menjadi prihatin saat meresmikan Sekretariat Gerakan Rakyat di Jalan Paropo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, Sabtu (19/9). Meski masih berstatus Ormas, Anies meminta para pengurus Gerakan Rakyat terus bergerak dan menjangkau masyarakat.
Anies mengapresiasi Ormas Pergerakan Rakyat yang telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Beliau berpesan agar kita selalu menjaga keharmonisan.
“Tadi saya perintahkan untuk menjaga kerukunan, menjangkau semua orang. Kita berharap gerakan perubahan hari demi hari bisa menjangkau semua orang,” kata Anies kepada wartawan.
Sementara soal tarik ulur pembahasan revisi UU Pemilu soal Ambang Batas Parlemen 5 persen, Anies mengaku enggan ambil pusing. Anies kembali menegaskan, Ormas Pergerakan Rakyat harus membantu meringankan beban masyarakat.
“Intinya sekarang kita menjangkau semua orang. Permasalahan sosial hari ini banyak sekali dan saya berharap teman-teman Ormas Pergerakan Rakyat bisa berbuat lebih. Untuk meringankan beban masyarakat,” kata Anies.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Rakyat Sulsel Asri Tadda mengatakan, Gerakan Rakyat saat ini telah membentuk 18 anggota DPD Gerakan Rakyat di Sulsel. Ada enam wilayah yang terbentuk.
“Ada enam yang belum selesai pengelolaannya, antara lain Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Enrekang, dan Kepulauan Selayar,” kata Asri.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














