Jakarta, CNBC Indonesia – Memasuki minggu terakhir bulan Oktober 2026, deposito perbankan masih menjadi pilihan penempatan dana bagi masyarakat yang mengutamakan keamanan dan jaminan imbal hasil di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu.
Arah kebijakan suku bunga, perkembangan inflasi, dan kondisi likuiditas perbankan merupakan beberapa faktor yang perlu diwaspadai karena dapat mempengaruhi penawaran bunga tabungan.
Berdasarkan pantauan melalui situs resmi masing-masing bank hingga Senin (26/10/2026), bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri masih mempertahankan suku bunga deposito rupiah tanpa perubahan dibandingkan pemeriksaan sebelumnya.
Dengan tingkat bunga yang ditetapkan pada awal penempatan, nasabah dapat memperkirakan pendapatan bunga sesuai nominal simpanan dan jangka waktu yang dipilih.
Simpanan juga dapat mendapat perlindungan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, sepanjang memenuhi persyaratan penjaminan. Salah satu syaratnya adalah tingkat bunga yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS.
Suku Bunga Deposito Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Bank Rakyat Indonesia atau BRI masih mempertahankan bunga simpanan sesuai informasi resmi terkini 4 Agustus 2026. Tabel tersebut tidak mencantumkan pembagian bunga berdasarkan nominal simpanan.
BRI menetapkan bunga sebesar 3,00% per tahun untuk simpanan dengan tenor 1, 3, dan 6 bulan. Sedangkan penempatan dengan tenor lebih panjang yakni 12, 24, dan 36 bulan memperoleh bunga sebesar 2,50% per tahun.
Dengan demikian, suku bunga tertinggi deposito rupiah BRI yang tercatat saat ini berada di level 3,00%. Seluruh angka tersebut masih sama dengan pantauan 12 Oktober 2026.
Suku Bunga Deposito Bank Negara Indonesia (BNI).
BNI tetap menawarkan pembukaan deposito rupiah dengan setoran awal Rp 5 juta. Pelanggan dapat memilih jangka waktu mulai dari 1, 3, 6, 12, hingga 24 bulan.
Tingkat bunga yang diberikan berlaku seragam untuk seluruh kelompok nominal dalam tabel resmi. Nasabah dengan simpanan di bawah Rp 100 juta mendapat persentase bunga yang sama dengan nasabah kelompok nominal lebih tinggi.
Untuk tenor 1 bulan, BNI memberikan bunga sebesar 2,25% per tahun. Bunga meningkat menjadi 2,50% untuk jangka waktu 3 bulan.
Penawaran tertinggi yang diberikan BNI adalah untuk tenor 6 bulan yakni 2,75% per tahun. Sedangkan deposito dengan tenor 12 dan 24 bulan sama-sama memberikan bunga sebesar 2,50% per tahun.
Suku Bunga Deposito Bank Mandiri
Bank Mandiri menyediakan pembukaan deposito rupiah melalui kantor cabang dan aplikasi Livin’ by Mandiri. Untuk pembukaan lewat Livin’, penempatannya bisa mulai dari Rp 1 juta.
Bunga deposito reguler yang dibayarkan setiap bulan atau pada saat jatuh tempo berlaku seragam untuk semua kelompok nominal dalam tabel resmi. Dengan demikian, besaran penempatan tidak membedakan persentase bunga untuk tenor yang sama.
Bank Mandiri memberikan bunga sebesar 2,25% per tahun untuk simpanan dengan tenor 1 dan 3 bulan. Untuk penempatan tenor 6, 12 dan 24 bulan dikenakan bunga 2,50% per tahun.
Dengan demikian, bunga deposito rupiah tertinggi kategori ini berada di level 2,50% berlaku untuk tenor 6, 12, dan 24 bulan.
Stabilitas Investasi Perbankan di Masa Depan
Penawaran bunga deposito yang tidak berubah menjadi acuan nasabah dalam membandingkan pilihan penempatan dana di ketiga bank pelat merah tersebut.
Dengan bunga yang ditentukan sejak awal penempatan, deposito dapat membantu nasabah merencanakan pendapatan bunga sesuai tenor yang dipilih.
Memasuki triwulan IV tahun 2026, arah kebijakan suku bunga dan kondisi likuiditas perbankan masih perlu dicermati. Pelanggan juga perlu memeriksa kembali tarif dan ketentuan produk sebelum membuka atau memperpanjang deposit.
–
Disclaimer: Artikel ini merupakan produk jurnalistik berupa pandangan Riset CNBC Indonesia. Analisis ini tidak bertujuan untuk mendorong pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada di tangan pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan ini.
RISET CNBC INDONESIA
(dilindungi email)
(gl/gl)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














