Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Jakarta, CNN Indonesia —

Presiden Republik Indonesia Prabu Subianto menerima Tim Gabungan Penyusunan Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10).

Rapat dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal, Anggota Komisi

Prabowo mengatakan kedaulatan data menjadi landasan penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perkembangan digitalisasi yang semakin pesat.


IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

“Bapak Presiden menekankan bahwa kedaulatan data merupakan landasan penting dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah digitalisasi,” seperti dikutip dalam postingan di akun media sosial @sekretariat.kabinet.





Penguatan tata kelola data nasional melalui penyusunan Undang-Undang Satu Data Indonesia dibahas dengan melibatkan unsur DPR RI, akademisi, serta kementerian dan lembaga terkait.

Dalam unggahannya, Sekretariat Kabinet menyampaikan bahwa integrasi data nasional diharapkan dapat mendukung penyampaian layanan publik yang lebih akurat sekaligus memperkuat keamanan dalam pertukaran informasi.

Integrasi data diharapkan dapat mendukung pelayanan publik yang lebih akurat, serta memperkuat keamanan pertukaran informasi dan ketahanan siber, demikian pernyataannya.

Kemudian, penyusunan Undang-Undang Satu Data Indonesia juga diarahkan untuk membangun tata kelola data nasional yang terintegrasi, aman, dan akuntabel.

(Gambas: Video CNN)

Diharapkan dengan sistem data yang semakin terintegrasi, pemerintah memiliki basis informasi yang lebih kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penyusunan peraturan ini disebut sebagai upaya penguatan tata kelola data nasional yang terintegrasi, aman, dan akuntabel.

Selain itu, pengaturan ini juga disebut untuk memastikan penggunaan data meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga kedaulatan Indonesia.

(mnf/tidak)


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi
Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Hasil Timnas U15 vs Prancis & Update Klasemen Tier C Piala Dunia
BMKG Prediksi Musim Hujan di Jatim akan Terakhir Desember hingga Maret 2027 – magzurani.com
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemendikbud Perkuat Empat Pilar Pendidikan
Gugatan ijazah Gibran di PTUN dicabut
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana

Berita Terbaru

Headline

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Okt 2026 - 22:20 WIB