Evident Institute Rilis Hasil Kajian Komunikasi Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Lembaga riset Evident Institute baru saja merilis kajian yang mengulas komunikasi publik selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Kajian ini membahas tentang tingkat kepuasan masyarakat, pendekatan dialog dalam perumusan kebijakan, serta sejumlah tantangan perekonomian yang masih dihadapi masyarakat dan dunia usaha.

Diutarakan Kepala Riset Evident Institute Antonius Ivan Sudibyo, penelitian ini mengungkap tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah masih tergolong tinggi. “Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya, dikutip dari Republik, Kamis (22/10/2026).

Meski tingkat kepuasannya masih tergolong tinggi, Antonius mengatakan perlu adanya evaluasi berkala terhadap program pemerintah termasuk MBG, terutama terkait efektivitas pelaksanaan dan keberlanjutan pembiayaan, agar dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Komunikasi Dialog

Selain itu, lembaga penelitian ini juga mengkaji pendekatan komunikasi pemerintah dalam proses perumusan kebijakan. Antonius meyakini dialog dengan berbagai pemangku kepentingan dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mempertemukan kepentingan sejumlah pihak.

Dia mencontohkan proses pembahasan UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang melibatkan pemerintah, DPR, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha. Dalam konteks ini, Evident Institute menilai komunikasi dua arah dalam merumuskan dan mengambil keputusan terkait kebijakan juga dapat diterapkan dalam pembahasan kebijakan ekonomi lainnya, terutama terkait kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam kajian tersebut, Evident Institute juga menekankan untuk menyoroti persoalan penyampaian pengaduan di media sosial sebagai hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi. “Aspirasi masyarakat disarankan untuk dijadikan bahan evaluasi agar pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok terdampak,” jelasnya.

Senada, Koordinator Satgas Komunikasi Strategis UGM Gilang Desti Parahita juga menegaskan, pemerintah perlu memperbaiki model komunikasi kebijakan satu arah menjadi dialogis sejak awal, mulai dari perencanaan kebijakan, konsultasi publik, penyusunan hingga pemantauan dampak.

Gilang menegaskan, instansi pemerintah wajib membuka ruang berdialog, mendengarkan masukan, dan membangun kolaborasi jaringan. “Sehingga dapat memunculkan kepatuhan sukarela sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan publik di mata masyarakat,” jelasnya dalam Workshop Anugerah PR INDONESIA (AHI) 2026 sesi I di Tugu Pers Nasional Surakarta, Rabu (7/10/2026). (Evira Anyelia)


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Bobby Nasution Tak Pahami Konflik Ijazah Gibran, Malah Minta Kadis Sumut Periksa Ijazah Luar Negeri
Diakui Implementasi MBG, Masih Banyak Kekurangan yang Dimiliki Prabowo, Minta Dibenahi
Kemkomdigi mengingatkan masyarakat untuk tidak serta merta percaya dengan informasi meta AI mengenai demonstrasi dan karhutla
Basarnas Palu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
Berkaca pada Polemik Ijazah Gibran, Ahmad Doli Desak Persyaratan Pendidikan Capres dan Cawapres Diperketat
Suatu Saat, Ajudan Pertama Jokowi Redup?
Prabowo Akui MBG Banyak Kelemahan, 353 Orang Dipecat Tidak Hormat
Jamaah Subuh, Kapolsek Kukar Perkuat Kedekatan dengan Polisi dan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Bobby Nasution Tak Pahami Konflik Ijazah Gibran, Malah Minta Kadis Sumut Periksa Ijazah Luar Negeri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Diakui Implementasi MBG, Masih Banyak Kekurangan yang Dimiliki Prabowo, Minta Dibenahi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Kemkomdigi mengingatkan masyarakat untuk tidak serta merta percaya dengan informasi meta AI mengenai demonstrasi dan karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Basarnas Palu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Berkaca pada Polemik Ijazah Gibran, Ahmad Doli Desak Persyaratan Pendidikan Capres dan Cawapres Diperketat

Berita Terbaru