Prabowo Akui MBG Banyak Kelemahan, 353 Orang Dipecat Tidak Hormat

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. KOMPAS.TV – Presiden RI Prabowo Subianto mengakui penerapan Makanan Bergizi Gratis (MBG) masih banyak kekurangan. Pemerintah melakukan evaluasi dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan program.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (23/10), Prabowo mengungkapkan, sudah ada 13 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, 353 orang diberhentikan secara tidak hormat, dan 2.600 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan oleh Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: SMRC Soroti Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran, MBG dan Kopdes Catat | SATU MEJA

Prabowo meminta pelanggaran ditindak tegas

Prabowo menegaskan, berbagai kekurangan dalam pelaksanaan MBG harus disikapi secara serius. Dia meminta pihak terkait tidak segan-segan menindak pelanggaran yang ditemukan selama program berlangsung.

MBG Strategis. MBG Vital. Kita akui banyak kekurangan dalam pelaksanaan MBG. Sudah 13 orang ditetapkan sebagai tersangka, 2.600 orang sedang diperiksa Inspektorat BGN.

Baca Juga: Pengamat Nilai 3 Program Pemerintah Berpotensi Meningkatkan Kepuasan Masyarakat, Termasuk MBG dan KDMP

Prabowo Sebut MBG Strategis untuk Anak Indonesia

Pernyataan tersebut menegaskan instruksi Prabowo agar pihak terkait melakukan perbaikan total terhadap implementasi MBG.

Meski demikian, Prabowo tetap berkomitmen MBG menjadi agenda strategis pemerintah. Ia menilai program ini memiliki arti penting bagi masa depan anak Indonesia.

Oleh karena itu, permasalahan dalam pelaksanaannya perlu diatasi tanpa mengabaikan tujuan utama program.

Melalui evaluasi dan penindakan terhadap pelanggaran, pemerintah diharapkan mampu memperbaiki pelaksanaan program sekaligus memastikan setiap permasalahan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Bakom Ingatkan Prabowo pada 3 Harapan Terkait Program MBG

Unduh Aplikasi KompasTV di TV Anda, kini dalam satu aplikasi untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Basarnas Palu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
Berkaca pada Polemik Ijazah Gibran, Ahmad Doli Desak Persyaratan Pendidikan Capres dan Cawapres Diperketat
Suatu Saat, Ajudan Pertama Jokowi Redup?
Jamaah Subuh, Kapolsek Kukar Perkuat Kedekatan dengan Polisi dan Masyarakat
Jokowi Tak Hadir, Dokter Tifa Dinyatakan Bersalah? Skenario Sorotan Akademisi Dalam
Demo Masak Rospita Purba, MARSADA dan Japfa Dorong Olahan Ikan Nila Menjadi Ikon Baru Simalungun
Charli XCX Membintangi Film Terbaru Martin Scorsese
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jaringan Resolusi 98 Soroti Ekonomi Masyarakat dan Reformasi SDA
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Basarnas Palu Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Berkaca pada Polemik Ijazah Gibran, Ahmad Doli Desak Persyaratan Pendidikan Capres dan Cawapres Diperketat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Suatu Saat, Ajudan Pertama Jokowi Redup?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Akui MBG Banyak Kelemahan, 353 Orang Dipecat Tidak Hormat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Jamaah Subuh, Kapolsek Kukar Perkuat Kedekatan dengan Polisi dan Masyarakat

Berita Terbaru

Headline

Suatu Saat, Ajudan Pertama Jokowi Redup?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:40 WIB