Menyatakan Permintaan Maaf, Wapres Pastikan Pasien Keracunan MBG Diobati

- Redaksi

Senin, 28 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RR.CO.ID, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meminta maaf kepada anak-anak dan keluarga yang terkena dampak keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu diungkapkannya saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung dan Puskesmas Bawang, Batang, Jawa Tengah.

Di sana, ia meninjau kondisi pasien yang dirawat karena dugaan keracunan MBG. Wapres memastikan seluruh korban mendapat perawatan medis yang optimal hingga sembuh dan tidak terbebani biaya pengobatan.

“Pasien yang masih dirawat harus mendapat pelayanan hingga sembuh. Sedangkan warga yang sudah pulang namun keluhannya muncul kembali harus tetap mendapat kemudahan akses pemeriksaan lanjutan,” kata Wapres, Senin, 28 September 2026.

Di RSUD Limpung, Wapres sempat berdialog dengan salah satu pasien anak, Arsenio, yang sudah menjalani perawatan selama empat hari. Wapres menanyakan kondisi Arsenio yang mengaku sudah membaik dan tidak lagi mengalami diare, pusing, mual, dan muntah.

“Baiklah Arsenio, hari ini kamu boleh pulang ya,” kata Wapres. Wapres kemudian berpesan agar Arsenio segera kembali bersekolah setelah kondisinya pulih.

“Bagus. Besok sekolah ya,” kata Wapres.

Selain anak-anak, ada juga pasien dewasa yang menjalani perawatan akibat kejadian tersebut. Salah satunya Eka Maria Zulfa, guru SDN Pasusukan yang juga mencicipi makanan yang diduga beracun.

Saat menjenguk Eka di Puskesmas Bawang, Wapres menanyakan kondisi kesehatannya. Eka menuturkan, dirinya masih mengalami sakit perut dan rasa kesemutan.

“Kalau masih ada keluhan, silakan lapor di sini. Silakan minum obat-obatan yang sudah diberikan,” kata Wapres dalam pesannya.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga meminta maaf atas kejadian yang dialami para pelajar tersebut. “Saya minta maaf bu, atas kejadian ini mohon istirahat dulu, pastikan benar-benar sehat,” kata Wapres.

Selain memastikan perawatan medis, Wapres menegaskan agar keluarga korban tidak dibebani biaya pengobatan. Pemerintah akan memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung melalui mekanisme penjaminan yang berlaku.

“Biaya pengobatan korban tidak membebani keluarga. Pemerintah bertanggung jawab dan menanggung seluruh biaya pengobatan serta memastikan mekanisme berjalan di seluruh fasilitas kesehatan,” kata Wapres.

Untuk memastikan hal tersebut terlaksana, Wapres meminta jajaran terkait untuk mengawasi langsung proses pengobatan dan jaminan biaya di setiap fasilitas kesehatan. Ia juga menegaskan, agar seluruh korban mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya dan tidak dipulangkan sebelum kondisinya benar-benar pulih.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Dandim 0107/Aceh Selatan Sidak Pagi ke Sejumlah Dapur MBG, Tekankan Kebersihan dan Kebersihan
Biaya Haji 2027 Terancam Meningkat Akibat Avtur, Presiden Turun Tangan
BKAD Provinsi Gorontalo Memungut Pengelolaan Retribusi OPD
Konektivitas Digital Capai 90 Persen, Pemerintah Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Politisi PSI Bela Langkah Hukum Jokowi: Saat Jadi Presiden Tak Pernah Laporkan Siapapun
Syarat dan Tata Cara Menikah dengan Orang Asing di KUA Indonesia Terbaru 2026
Menteri Agama Nasaruddin Umar Terpilih Menjadi Presiden Pertama IAMI — Batam Hari Ini
Loyalis Jokowi: Dulu Butuh Gibran untuk Bikin Koalisi Utuh dan Menang, Kini Tertinggal Sendiri
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:18 WIB

Dandim 0107/Aceh Selatan Sidak Pagi ke Sejumlah Dapur MBG, Tekankan Kebersihan dan Kebersihan

Senin, 28 September 2026 - 14:51 WIB

Biaya Haji 2027 Terancam Meningkat Akibat Avtur, Presiden Turun Tangan

Senin, 28 September 2026 - 14:34 WIB

BKAD Provinsi Gorontalo Memungut Pengelolaan Retribusi OPD

Senin, 28 September 2026 - 14:17 WIB

Konektivitas Digital Capai 90 Persen, Pemerintah Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Senin, 28 September 2026 - 13:51 WIB

Menyatakan Permintaan Maaf, Wapres Pastikan Pasien Keracunan MBG Diobati

Berita Terbaru

Headline

BKAD Provinsi Gorontalo Memungut Pengelolaan Retribusi OPD

Senin, 28 Sep 2026 - 14:34 WIB