Jumat, 25 September 2026 – 10:56 WIB
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas Bumi Nasional (Hiswana Migas) DPC Bogor bersama PT Pertamina Patra Niaga menggelar rapat koordinasi sekaligus sosialisasi kebijakan terkini kepada anggotanya.
Sesepuh Hiswana Migas Himbau Manajemen Hiswana Migas Kompak
Kegiatan yang berlangsung di Klub Bogor Raya pada Kamis, 24 September 2026 ini diikuti oleh sekitar 190 anggota DPC Hiswana Migas Bogor yang berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.
Peserta terdiri dari 63 anggota Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 110 agen LPG PSO, lima agen LPG NPSO, dan 12 Stasiun Pengangkutan dan Pengisian LPG Curah (SPBE).
![]()
Karjito Resmi Pimpin Hiswana Migas Bogor, Siapkan Layanan Pengaduan BBM dan LPG Berbasis Digital
Sosialisasi dibagi menjadi dua sesi agar diskusi dapat berlangsung lebih fokus sesuai bidang usaha masing-masing peserta. Sesi pertama berlangsung pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan secara khusus membahas berbagai kebijakan terkait SPBU.
Sesi pertama menghadirkan SBM Fuel Region Bogor Imam Bukhari, Anton Rudianto dari SND, dan Citra selaku Assistant Region Manager.
![]()
Karjito Resmi Pimpin DPC Hiswana Migas Bogor 2026–2030, Menang Telak Atas Petahana
Sedangkan sesi kedua berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh anggota dari agen LPG dan SPBE. Materi dibawakan oleh Khoreul Huda dari PSO GCA, Fakhmi Rikardo dari PSO SA, Nur Bakhrul ‘Ilmi dari PSO GCO, Amel yang membawahi NPSO LPG, dan Gun Gun Gunawan dari SND LPG.
Dalam sesi pengarahan, Retail Sales Region Manager PT Pertamina Patra Niaga Jawa Barat, Tiara Thesaufi Harisoesyanto menekankan pentingnya peran Hiswana Migas dalam mendukung kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
Menurut Tiara, anggota Hiswana Migas merupakan bagian dari rantai distribusi energi Pertamina sehingga kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan menjadi hal penting dalam menjalankan kegiatan usaha.
“Hiswana Migas merupakan ujung tombak Pertamina dalam mendistribusikan energi ke seluruh Indonesia. Oleh karena itu, seluruh anggota Hiswana Migas harus solid dalam memajukan organisasi dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku,” tegas Tiara.
Sejumlah materi dibahas dalam kegiatan ini, mulai dari izin terbaru SPBU, agen LPG dan SPBE, kebijakan alokasi Bahan Bakar Jenis Penugasan Khusus (JBKP), Bahan Bakar Jenis Tertentu (JBT), dan PSO LPG.
Selain itu, peserta mendapat penjelasan mengenai mekanisme proses klaim kerugian hingga mitigasi dan rencana penanganan antrian di SPBU.
Halaman Berikutnya
Tiara mengatakan, sosialisasi tersebut juga menjadi ruang dialog antara Pertamina Patra Niaga dengan anggota DPC Hiswana Migas Bogor. Forum tersebut digunakan untuk menyamakan pemahaman terhadap kebijakan terkini serta membahas berbagai permasalahan teknis yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














