Update Banjir Nepal, 6.150 Orang Masih Hilang

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 17/09/2026 15:05 WIB

Banjir bandang yang melanda Nepal (Foto: AFP/Prabin Ranabhat)

Jakarta, Jurnas.com – Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor dahsyat di perbatasan Nepal-China pada Agustus lalu telah melampaui 1.400 orang di Nepal, Rabu.

Badan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen Nepal mengatakan 1.403 orang tewas, dan 13.742 orang berhasil diselamatkan. Sebanyak 6.150 orang masih hilang, 587 di antaranya merupakan warga negara asing.

Di pihak Tiongkok, jumlah korban tewas mencapai 43 orang, dengan 519 orang hilang, termasuk 261 warga negara asing di Tibet, yang oleh Beijing disebut sebagai Daerah Otonomi Xizang.

Bencana terjadi pada 26 Agustus ketika gletser di Gunung Langtang Lirung, Nepal, retak di ketinggian 5.200 meter.

Retakan tersebut memicu longsoran es dan batuan yang berubah menjadi aliran material berupa puing-puing besar dan menghantam lembah-lembah di sepanjang perbatasan.

Banjir dan tanah longsor menghancurkan distrik Rasuwa, Nuwakot, Dhading dan Kavre di Nepal, serta Lembah Kathmandu. Bencana tersebut juga menghancurkan pos perbatasan Gyirong di Xizang.

Sumber: Anadolu


KATA KUNCI:

Banjir Bandang Nepal Meninggalnya Korban Banjir Nepal

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

ITS dan Konjen AS Dorong Talenta Muda Berinovasi Digital
BYD Atto 2 Versi Terbaru Diluncurkan dengan Jangkauan 501 Km
Viral Pusaran Debu di Mataram, BMKG: Fenomena Setan Debu
Zulmaeta: Sertifikat Bukan Ukuran Kompetensi ASN
Indonesia Akan Bergabung dengan Bank Pembangunan BRICS, Ini Update Terbarunya
BMKG Perkuat Budaya Aman Hadapi Ancaman Gempa Bumi dan Tsunami – Berita
Sidang Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo Tolak Restorative Justice, Pilih Berjuang
Bupati Subandi Serahkan Tiga Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:17 WIB

ITS dan Konjen AS Dorong Talenta Muda Berinovasi Digital

Kamis, 17 September 2026 - 20:51 WIB

BYD Atto 2 Versi Terbaru Diluncurkan dengan Jangkauan 501 Km

Kamis, 17 September 2026 - 20:34 WIB

Viral Pusaran Debu di Mataram, BMKG: Fenomena Setan Debu

Kamis, 17 September 2026 - 20:24 WIB

Zulmaeta: Sertifikat Bukan Ukuran Kompetensi ASN

Kamis, 17 September 2026 - 20:17 WIB

Update Banjir Nepal, 6.150 Orang Masih Hilang

Berita Terbaru

Headline

ITS dan Konjen AS Dorong Talenta Muda Berinovasi Digital

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:17 WIB

Headline

BYD Atto 2 Versi Terbaru Diluncurkan dengan Jangkauan 501 Km

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:51 WIB

Headline

Viral Pusaran Debu di Mataram, BMKG: Fenomena Setan Debu

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:34 WIB

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat membuka Sosialisasi Relaksasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi ASN di Payakumbuh.

Daerah

Zulmaeta: Sertifikat Bukan Ukuran Kompetensi ASN

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:24 WIB

Headline

Update Banjir Nepal, 6.150 Orang Masih Hilang

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:17 WIB