Balinetizen.com, Denpasar
Pengamat politik Ujang Komarudin mengaku sempat mengingatkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sembilan tahun lalu tentang kapan masa jabatannya sebagai presiden akan berakhir.
Menurut Ujang, jika masa jabatan Jokowi berakhir, ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan banyak diterpa masalah.
“Waktu 9 tahun lalu, saya pertama kali jadi pengamat, saya bilang, ‘Kalau Pak Jokowi tidak presiden lagi pasti banyak masalah’,” kata Ujang dikutip dari tayangan kanal YouTube Kompas TV, Jumat (30/10/2026).
Ujang yakin ramalannya kini terbukti. Jokowi saat ini sedang diterpa permasalahan terkait ijazah dirinya dan Gibran.
“Saat itulah saya mengatakannya dan itulah yang terjadi,” katanya.
Ujang menilai orang yang tak lagi punya kekuasaan seperti Jokowi berpotensi divonis bersalah.
“Di Indonesia kita punya kebiasaan orang yang tidak punya jabatan, orang yang tidak punya kekuasaan, jadi mohon maaf kalau tanda kutipnya dirobek cenderung di-bully,” ujarnya.
Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan publik, apakah fenomena yang dialami Jokowi pasca lengsernya merupakan bagian dari dinamika politik biasa, ataukah ada upaya sistematis?
Tim Redaksi Balinetizen
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














