Teori U: Meretas Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pada acara peluncuran buku “Intisari Teori U” yang diselenggarakan oleh Yayasan Upaya Indonesia Damai atau dikenal United In Diversity Foundation (UID) di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), para peserta diajak untuk mendalami lebih jauh tentang potensi transformatif Teori U. Acara ini menghadirkan kuliah umum oleh Otto Scharmer, pencetus Teori U yang juga merupakan dosen senior di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan co-founder Presencing Institute.

Jakarta, 29 November 2024 – Dalam era yang penuh ketidakpastian, kita membutuhkan pendekatan baru untuk mengatasi tantangan kompleks. Teori U, sebuah metode yang mengajak kita melihat masalah dari perspektif yang lebih dalam dan menawarkan solusi yang komprehensif.

Pada acara peluncuran buku “Intisari Teori U” yang diselenggarakan oleh Yayasan Upaya Indonesia Damai atau dikenal United In Diversity Foundation (UID) di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), para peserta diajak untuk mendalami lebih jauh tentang potensi transformatif Teori U. Acara ini menghadirkan kuliah umum oleh Otto Scharmer, pencetus Teori U yang juga merupakan dosen senior di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan co-founder Presencing Institute.

Dalam video sambutannya, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si, Gubernur Lemhannas RI, mengapresiasi peran UID dalam mempersiapkan kepemimpinan nasional menghadapi era revolusi industri 4.0 melalui pendekatan Teori U. “Teori U sangat relevan dalam menghadapi tantangan global saat ini karena menekankan pentingnya membuka hati dan pikiran untuk beradaptasi di tengah perubahan cepat, serta mendorong kepemimpinan inovatif dan kolaboratif guna mencapai tujuan bersama,” ujarnya.

Senada dengan Ace, Tantowi Yahya, Presiden UID, juga menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan acara ini. “Teori U telah lama menjadi landasan program-program UID, di mana kami mendorong kesadaran diri mendalam dan transformasi kolektif untuk mengatasi akar tantangan. Saya berharap acara ini dapat menginspirasi dan menjadi katalis dalam perjalanan kita bersama menuju masa depan yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam kuliah umum, Otto Scharmer memaparkan tiga transformasi kunci dalam pendekatan Teori U: 1) Dari berpikir silo ke berpikir sistemik: Menghubungkan upaya-upaya terpisah menjadi pendekatan yang lebih sistemik; 2) Dari “saya” ke “kita”: Membangun kesadaran kolektif untuk bertindak sebagai bagian dari komunitas yang lebih besar; 3) Dari reaktif ke ko-kreatif: Beralih dari sekadar merespons masalah menjadi menciptakan solusi secara kolaboratif.

Otto menekankan bahwa untuk mencapai tujuan seperti penyembuhan sosial dan regenerasi, diperlukan penumbuhan tanah atau ladang sosial yang subur, yakni kualitas hubungan yang mendalam dan bermakna. Ia juga menyoroti pentingnya infrastruktur pembelajaran dan kepemimpinan dengan menyelaraskan perhatian (attention), niat (intention), dan keberdayaan (agency) baik secara individu maupun kolektif.

Dalam pernyataan penutupnya, Otto mengingatkan pentingnya menghadapi tantangan dengan kerendahan hati, ketenangan, dan keseimbangan batin, bahkan di tengah ketidakpastian. “Inilah saatnya tanah atau ladang sosial—pondasi hubungan yang telah kita bangun—benar-benar memberikan dampak,” ujarnya. Otto juga menekankan nilai hidup sepenuhnya dan menciptakan dampak yang berarti. “Hidup itu terbatas, tetapi menawarkan kemungkinan tak terbatas. Kini saatnya hadir dan membuat perubahan,” tutupnya dengan rasa syukur atas komunitas dan perjalanan bersama yang telah dilaluinya.

Acara yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta ini juga turut menyaksikan peluncuran buku “Intisari Teori U” yang merupakan terjemahan dari karya asli Otto Scharmer. Harapannya, buku ini dapat menjadi panduan bagi mereka yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang Teori U sekaligus menjadi inspirasi bagi para pemimpin dan pembuat kebijakan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik. Acara kemudian ditutup dengan sesi penandatanganan buku oleh Otto Scharmer.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh, antara lain Lestari Moerdijat (Wakil Ketua MPR RI), Mari Elka Pangestu (Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional), Alissa Wahid (Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian), Suyoto (Wakil Presiden UID, Mantan Bupati Bojonegoro periode 2008-2018), dan Father Marcin Schmidt, utusan khusus Paus Fransiskus dari Vatikan sekaligus Sekretaris Jenderal 5P (Peace, Prosperity, People, Planet, Partnership) Global Movement.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru

Headline

Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:40 WIB

Headline

Pemprov Dorong Pembentukan Satgas MBG di Kabupaten/Kota

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:20 WIB