JAKARTA (gokepri.com) – Sekitar 410.000 orang mengikuti gelombang demonstrasi baru di berbagai wilayah di Prancis. Polisi menangkap 135 orang karena diduga melanggar aturan.
Dilansir Xinhua, Minggu (25/10/2026), saluran berita Prancis BFM TV memberitakan, warga berdemonstrasi pada Sabtu (24/10).
Di Paris, polisi memperkirakan sebanyak 110.000 orang ambil bagian dalam demonstrasi tersebut. Sementara itu, lebih dari 500 perusuh menyerang petugas penegak hukum di Cours de Vincennes.
Konfederasi Umum Pekerja (CGT) memperkirakan jumlah peserta demonstrasi di seluruh Perancis hampir 800.000 orang. Termasuk, menurut mereka, ada 250.000 orang yang berunjuk rasa di Paris.
Sejumlah kota di Prancis telah memberikan izin untuk mengadakan demonstrasi pada hari Sabtu, termasuk Lille, Strasbourg, Mulhouse, Grenoble, Marseille, Toulouse, Amiens dan Paris.
“Polisi Prancis telah melakukan 135 penangkapan pada aksi unjuk rasa di seluruh negeri hingga pukul 13.00 waktu setempat pada hari Sabtu,” kata Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez pada konferensi pers.
Pada tanggal 17 Oktober, sekitar 550.000 orang mengambil bagian dalam demonstrasi di berbagai wilayah di Perancis. Sebanyak 2.397 orang ditangkap dalam kekerasan tersebut, menurut data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri Prancis. *
(sumber: detik.com)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














