Polisi Prancis Menangkap 1.000 Orang karena Bentrok Saat Demonstrasi

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PRANCIS (Lentera) – Polisi Prancis melaporkan menangkap hampir 1.000 orang saat membubarkan demonstrasi besar-besaran yang dipicu oleh lonjakan biaya hidup. Pada aksi demonstrasi di sejumlah kota di Prancis pada Sabtu (25/10/2026) waktu setempat, terjadi bentrokan disertai kekerasan.

Akibat kejadian ini, pemerintah Prancis mengerahkan sedikitnya 70.000 personel keamanan. Hal ini berkaca pada sepekan sebelumnya terjadi penjarahan dan perusakan berbagai fasilitas umum.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menurut media Indonesia, mengatakan polisi terpaksa melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa di kota-kota besar seperti Paris, Marseille, Lyon, Bordeaux, Lille, Toulouse, Montpellier dan Nantes.

Kejadian ini pun memakan korban jiwa. Nunez melaporkan dua orang terluka parah di Toulouse dan Clermont-Ferrand. Salah satu korban di Toulouse bahkan dikabarkan kehilangan beberapa jari akibat ledakan tersebut, meski detail kronologi kejadian tersebut belum dijelaskan secara mendalam oleh otoritas terkait.

Ia mengklaim penanganan aksi kali ini lebih efektif dibandingkan pekan lalu. Pihak berwenang dinilai lebih taktis dengan meningkatkan pemeriksaan pra tindakan dan memperketat keamanan di kawasan komersial dan pertokoan.

Di sisi lain, kebijakan keamanan yang ketat ini menuai kritik tajam dari para pengunjuk rasa. Mereka menganggap pengerahan petugas secara besar-besaran dan pembatasan jalur tindakan sebagai ancaman terhadap kebebasan berekspresi.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah peserta aksi di seluruh Prancis diperkirakan mencapai 410.000 hingga 800.000 orang. Perbedaan angka tersebut berasal dari perkiraan pemerintah dan serikat pekerja CGT. Khusus di Paris, massa diperkirakan berjumlah antara 110.000 hingga 250.000 orang.

Presiden Emmanuel Macron sebelumnya mengeluarkan perintah yang melarang demonstrasi yang tidak diselenggarakan oleh serikat pekerja resmi. Selain itu, jam malam parsial diberlakukan di beberapa titik dan polisi diperintahkan menutup akses pusat kota yang merupakan pusat perbelanjaan.

Akibat situasi yang kurang menguntungkan, sejumlah ikon wisata seperti Museum Louvre dan Musée d’Orsay terpaksa berhenti beroperasi. Toko-toko di Paris juga memilih menutup jendelanya dengan papan kayu untuk menghindari penjarahan.

Redaktur: Lutfiyu Handi

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG Melawi Ajak Masyarakat Akses Informasi Cuaca dari BMKG
3 Berita Artis Terpanas: Anies Tonton Film Ayah Paling Jujur, Ruben Sampaikan Harapan
SATU ORANG JATUH DI JEMBATAN LILIBA KUPANG
Reses di Alalak Utara, Rikval Tampung Aspirasi Infrastruktur hingga Menu MBG Lokal Berbasis Ikan
300 becak listrik bantuan Presiden Prabowo hadir di Cirebon, membantu para lansia tetap produktif mencari nafkah
Jokowi Hadiri Rakor PSI Kabupaten Bogor
Demonstrasi Kisruh di Prancis, Hampir 1.000 Orang Ditangkap
UPDATE: Cuaca Buruk Batalkan Pemanasan MotoGP Austria, Jadwal Balapan Direvisi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:20 WIB

BMKG Melawi Ajak Masyarakat Akses Informasi Cuaca dari BMKG

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

3 Berita Artis Terpanas: Anies Tonton Film Ayah Paling Jujur, Ruben Sampaikan Harapan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:40 WIB

SATU ORANG JATUH DI JEMBATAN LILIBA KUPANG

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Polisi Prancis Menangkap 1.000 Orang karena Bentrok Saat Demonstrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Reses di Alalak Utara, Rikval Tampung Aspirasi Infrastruktur hingga Menu MBG Lokal Berbasis Ikan

Berita Terbaru

Headline

BMKG Melawi Ajak Masyarakat Akses Informasi Cuaca dari BMKG

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:20 WIB

Headline

SATU ORANG JATUH DI JEMBATAN LILIBA KUPANG

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:40 WIB