BATAMTODAY.COMTanjungpinang – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang memberikan penghargaan kepada 166 peserta berprestasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Kota Tanjungpinang Tahun 2026.
Apresiasi ini diberikan di Kantor Kemenag Tanjungpinang, Jalan Daeng Kamboja KM 24, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Senin (19/10/2026).
Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap prestasi peserta sekaligus upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah dan sekolah di Kota Tanjungpinang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Tanjungpinang Ali Busro, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Zahid, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Fajri Mubarak, Penyelenggara Katolik Antonius Pensiunus Retutola, para pengawas, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Tanjungpinang.
Hadir pula Kepala MAN Tanjungpinang Ulfah Ismiati beserta pelatih dan peserta OMI.
Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang Erizal mengatakan OMI merupakan salah satu kompetisi yang diadakan Kementerian Agama untuk menggali dan mengembangkan potensi akademik mahasiswa, khususnya di bidang sains dan penelitian.
Menurutnya, penyelenggaraan OMI merupakan bagian dari penguatan persaingan akademik di lingkungan pendidikan madrasah dengan memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
“OMI mulai diselenggarakan pada tahun 2025 dan pada tahun 2026 memasuki tahun kedua. Hal ini sebagai bagian dari pengembangan kompetisi akademik di lingkungan pendidikan madrasah, dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman,” kata Erizal.
Dijelaskannya, sebelum OMI dilaksanakan, Kementerian Agama telah mengadakan sejumlah ajang pengembangan kompetensi siswa, antara lain Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Supercamp Peneliti Muda Madrasah (MYRES). Kedua program tersebut kemudian dilebur menjadi OMI sebagai wadah pengembangan kemampuan akademik dan penelitian mahasiswa.
Erizal menegaskan, madrasah mempunyai peran lebih luas dari sekedar menyelenggarakan pendidikan agama. Lembaga pendidikan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berakhlak mulia.
“Madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga menjadi pusat lahirnya ilmuwan-ilmuwan muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjaga akhlak mulia,” tegasnya.
OMI Tingkat Kota Tanjungpinang 2026 sebelumnya telah berlangsung selama tiga hari yakni 7–9 September 2026, di MAN Tanjungpinang. Kegiatan ini diikuti oleh 166 siswa dari madrasah dan sekolah negeri.
Berdasarkan tingkat pendidikan, peserta terdiri dari siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 25 orang, Sekolah Dasar (SD) sebanyak 16 orang, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 18 orang, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 27 orang, Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 24 orang, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 56 orang.
Bidang perlombaan yang dilombakan disesuaikan dengan tingkat pendidikan masing-masing individu. Untuk tingkat MI dan SD, lombanya meliputi Matematika Terpadu dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Terpadu.
Pada tingkat MTs dan SMP, peserta berkompetisi pada bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial Terpadu (IPS). Sedangkan untuk tingkat MA dan SMA, bidang yang dilombakan antara lain Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terpadu.
Lebih lanjut Erizal mengingatkan, OMI tidak semata-mata berorientasi pada meraih juara. Menurutnya, hasil kompetisi juga dapat dijadikan bahan evaluasi bagi tenaga pengajar dan kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
“Jadikan acara OMI ini sebagai evaluasi untuk meningkatkan prestasi ke depan. Mari kita bersinergi untuk memajukan sekolah dan madrasah agar pendidikan di Kota Tanjungpinang semakin baik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piala dan sertifikat penghargaan kepada peserta berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas usaha dan dedikasi para siswa dalam mengikuti kompetisi serta mengharumkan nama sekolah dan madrasah masing-masing.
Editor: Gokli
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














