4 Bulan Karhutla Berkobar Tanpa Solusi, Prabowo Diminta Segera Tendang Menteri Kehutanan Raja Juli

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berkobar tanpa henti selama empat bulan terakhir menuai reaksi keras berbagai kalangan terhadap kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Presiden Prabowo Subianto bahkan menilai dia layak dicopot.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno mengkritik lambatnya respons Kementerian Teknis dalam memadamkan api. Ia menegaskan, membiarkan hutan terbakar selama empat bulan berturut-turut merupakan indikator kegagalan manajerial yang fatal bagi seorang menteri.

Baca juga: PDIP Ungkap Lima Kegagalan Fatal Prabowo-Gibran Selama 2 Tahun Menjabat

“Iya tentu banyak pihak yang berharap menteri ini diganti karena berlarut-larut. Empat bulan bukan waktu yang singkat, bukan waktu yang singkat,” kata Adi, dikutip Rabu (21/10/2026).

Adi menyoroti lemahnya strategi pencegahan dan pengendalian dari Kementerian Kehutanan. Pada masa krisis ini, masyarakat belum melihat adanya terobosan taktis yang digagas langsung oleh Raja Juli Antoni.

“Empat bulan belum ada solusi, tidak ada inovasi cara pemadaman api,” tegas Adi.

Kelemahan di tingkat kementerian teknis ini pada akhirnya memaksa presiden turun tangan langsung untuk mengambil alih kendali krisis. Prabowo diketahui menggelar rapat terbatas darurat untuk menginstruksikan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan secara besar-besaran dengan melibatkan kekuatan penuh militer.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan, presiden telah memerintahkan penambahan pasukan operasi udara secara drastis.

Sebelumnya Weather Modification Technology (TMC) hanya mengandalkan armada pesawat CASA. Kini Presiden Prabowo telah menginstruksikan pengerahan pesawat angkut berat C-130 Hercules milik TNI AU.

“Jadi tentara juga diperintahkan untuk dikerahkan es kering yang kini telah dilakukan dengan menggunakan pesawat CASA. Ini juga sudah dipesan menggunakan Hercules. Artinya, kami telah melakukan operasi udara untuk penanganan karhutla, jelas Dudung.

Baca juga: Gara-gara Jokowi sendiri, Roy Suryo yakin bisa lolos dari penjara

Pengerahan pesawat berukuran besar ini bertujuan untuk memaksimalkan penyemaian es kering (es kering) dalam radius yang lebih luas untuk menginduksi hujan buatan secara instan dan mengurangi ketebalan asap yang menutupi area yang terkena dampak. Selain jalur udara, operasi darat juga diperintahkan dilakukan secara masif dan terukur.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Kemenag Tanjungpinang Apresiasi 166 Madrasah Indonesia Juara Olimpiade 2026 — Batam Hari Ini
Tarif Listrik Terbaru Akhir Oktober 2026, Cek Detail Lengkap per kWh – Universitas Komputama Cilacap
Viral Tangki Siluman Suzuki Thunder 125 di Pontianak, Kok Dilarang Isi BBM?
Minecraft: Gemini 4 Argon Kalahkan Ender Dragon, Rekor AI Terbaru
Tiru China, Kepala BGN Ingin Ubah MBG ke Konsep Prasmanan dan Anak Usai Makan Cuci Ompreng Sendiri
PDIP Ungkap Lima Kegagalan Fatal Prabowo-Gibran Selama 2 Tahun Menjabat
Hasil Survei Indef Temukan Manfaat Program MBG dan KDKMP Belum Optimal bagi UMKM
2 Tahun Prabowo-Gibran, Program MBG Dinilai Perkuat Gizi Santri
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:55 WIB

Kemenag Tanjungpinang Apresiasi 166 Madrasah Indonesia Juara Olimpiade 2026 — Batam Hari Ini

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:35 WIB

Tarif Listrik Terbaru Akhir Oktober 2026, Cek Detail Lengkap per kWh – Universitas Komputama Cilacap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Viral Tangki Siluman Suzuki Thunder 125 di Pontianak, Kok Dilarang Isi BBM?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:35 WIB

Minecraft: Gemini 4 Argon Kalahkan Ender Dragon, Rekor AI Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Tiru China, Kepala BGN Ingin Ubah MBG ke Konsep Prasmanan dan Anak Usai Makan Cuci Ompreng Sendiri

Berita Terbaru