2 Tahun Prabowo-Gibran, Program MBG Dinilai Perkuat Gizi Santri

- Redaksi

Selasa, 20 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi siswa makan MBG. Foto: Dok. Medcom.id.

Jakarta: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya berdampak positif terhadap kebutuhan gizi siswa.

“Manfaat MBG sangat dirasakan oleh para santri. Sebelumnya mungkin banyak santri di pesantren yang belum maksimal pemenuhan gizinya. Hal ini teratasi dengan program MBG yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto,” kata Tokoh Muda itu. Nahdlatul Ulama (NU) Ubaidillah Amin di Jakarta, Selasa 20 Oktober 2026.

 

Ubaidillah menjelaskan pemenuhan gizi merupakan landasan penting dalam mempersiapkan generasi berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keberadaan MBG juga menimbulkan multiplier effect. (efek pengganda) dengan membuka peluang pasar bagi petani dan peternak di wilayah tersebut.

Meningkatnya kebutuhan pasokan pangan juga diharapkan dapat memberikan momentum. Terutama untuk mendorong generasi muda kembali ke pedesaan dan mengelola sektor pertanian dan peternakan.

“Kami mengajak generasi muda di perkotaan yang selama ini harus urban untuk mempertimbangkan kembali ke pedesaan. Dengan MBG, peluang kerja terbuka karena desa juga membutuhkan tenaga yang mengelola pertanian dan peternakan yang saat ini masih didominasi oleh orang-orang tua,” kata Ubaidillah.

Ubaidillah menilai keterkaitan kebutuhan gizi dengan produksi pangan lokal berpotensi mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi baru di pedesaan. Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi berkelanjutan dalam pelaksanaan program berskala nasional ini.

Kalaupun ada kekurangan, itu wajar. Ada perbaikan, dan perbaikan harus terus dilakukan, kata Ubaidillah.


Ilustrasi presentasi MBG. Foto: Dok. Spesial.

Sejalan dengan upaya perluasan manfaat, pemerintah terus menekankan pentingnya pemerataan pelaksanaan MBG. Terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting yang tinggi.

Masuk dua tahun pemerintahanfokus utamanya diarahkan pada pengendalian data berbasis penerima manfaat berdasarkan nama berdasarkan alamat (BNBA) yang terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Data tersebut mencakup santri, santri, serta kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (3B).

Selain perbaikan data, pengawasan ketat dan tindakan tegas terhadap praktik penyimpangan juga menjadi kunci untuk memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran. Lebih lanjut, Ubaidillah juga meyakini MBG akan menjadi instrumen penguatan sumber daya manusia di masa depan.

“Melalui keterhubungan antara kebutuhan gizi, produksi pangan lokal, dan penciptaan lapangan kerja, MBG berpeluang menjadi instrumen penguatan pembangunan sumber daya manusia. Serta mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Ubaidillah.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Viral Tangki Siluman Suzuki Thunder 125 di Pontianak, Kok Dilarang Isi BBM?
Minecraft: Gemini 4 Argon Kalahkan Ender Dragon, Rekor AI Terbaru
Tiru China, Kepala BGN Ingin Ubah MBG ke Konsep Prasmanan dan Anak Usai Makan Cuci Ompreng Sendiri
4 Bulan Karhutla Berkobar Tanpa Solusi, Prabowo Diminta Segera Tendang Menteri Kehutanan Raja Juli
PDIP Ungkap Lima Kegagalan Fatal Prabowo-Gibran Selama 2 Tahun Menjabat
Hasil Survei Indef Temukan Manfaat Program MBG dan KDKMP Belum Optimal bagi UMKM
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ASI: Kepercayaan Masyarakat 61,4 persen
Aliansi Cipayung Plus Demo di DPRD Jambi, Desak Transparansi Dana Hutan dan Kebakaran Rp 30 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:55 WIB

Viral Tangki Siluman Suzuki Thunder 125 di Pontianak, Kok Dilarang Isi BBM?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:35 WIB

Minecraft: Gemini 4 Argon Kalahkan Ender Dragon, Rekor AI Terbaru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Tiru China, Kepala BGN Ingin Ubah MBG ke Konsep Prasmanan dan Anak Usai Makan Cuci Ompreng Sendiri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:55 WIB

4 Bulan Karhutla Berkobar Tanpa Solusi, Prabowo Diminta Segera Tendang Menteri Kehutanan Raja Juli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:36 WIB

PDIP Ungkap Lima Kegagalan Fatal Prabowo-Gibran Selama 2 Tahun Menjabat

Berita Terbaru