Gelombang Demonstrasi di Israel Mendesak Koalisi Yahudi-Arab untuk Menyingkirkan Netanyahu

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Minggu, 1 November 2026 – 00:40 WIB

Jakarta, VIVA – Sejumlah aksi unjuk rasa diperkirakan akan digelar di berbagai wilayah Israel pada Sabtu malam waktu setempat untuk mendukung pembentukan pemerintahan koalisi Yahudi-Arab oleh kelompok oposisi yang dikenal sebagai Blok Perubahan.

Netanyahu menuduh partai-partai Arab melakukan kecurangan dalam pemilu, KPU Israel menyelidiki tuduhan campur tangan asing

Kelompok penyelenggara dari organisasi Standing Together menyebutkan aksi tersebut akan berlangsung pada pukul 19.30 waktu setempat atau sekitar pukul 23.30 WIB di Habima Square, Tel Aviv; Paris Square, Yerusalem; serta di Beersheba, Haifa, dan Tayibe. Aksi tersebut bertujuan untuk mendesak terbentuknya pemerintahan koalisi Yahudi-Arab pasca pemilu yang digelar pada Selasa (27/10).

Pada pemilu kali ini, oposisi meraih 67 kursi, sedangkan koalisi pemerintah hanya meraih 53 kursi.

img_title

Netanyahu Menangkan Pemilu Israel, Tapi Gagal Raih Mayoritas! Partai Arab Memegang Kunci Kekuasaan

Namun, 67 kursi milik oposisi terdiri dari 48 kursi dari partai Zionis dan 19 kursi dari partai Arab non-Zionis. Sebelumnya, sebagian besar pemimpin partai oposisi Yahudi menyatakan tidak bersedia bekerja sama dengan partai-partai Arab tersebut.

Empat partai Zionis yang dimaksud adalah Yashar dipimpin Gadi Eisenkot, B’Yachad dipimpin Naftali Bennett, Partai Demokrat dipimpin Yair Golan, dan Yisrael Beytenu dipimpin Avigdor Liberman. Sedangkan dua partai yang dipimpin Arab adalah Joint List yang dipimpin Yousef Jabareen dan Ra’am dipimpin Mansour Abbas.

img_title

Pemungutan Suara Khusus Mengubah Hasil Pemilu Israel Hari Ini

“Para pengunjuk rasa mendesak para pemimpin Blok Perubahan untuk mengakui kemenangan mereka dan membentuk pemerintahan berdasarkan kemitraan Yahudi-Arab,” kata penyelenggara aksi, dikutip dari The Times of Israel, Minggu (1/11/2026).

Mereka menekankan bahwa suara mayoritas warga Yahudi dan Arab yang menginginkan perubahan harus tercermin pada pemerintahan berikutnya.

“Sekarang bukan waktunya untuk meninggalkan kemitraan ini, namun mengubahnya menjadi kekuatan politik untuk mengubah keadaan,” kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan.

Mereka juga menegaskan bahwa suara warga negara Arab mempunyai nilai yang sama dengan suara warga Yahudi. Oleh karena itu, warga negara Arab harus terlibat penuh dalam menentukan masa depan Israel.

Sebelumnya pada Jumat (30/10) malam, Golan menyatakan optimisme Blok Perubahan dapat membentuk pemerintahan baru dengan dukungan partai-partai Arab, meski Liberman secara terbuka menolak kemungkinan tersebut.

Golan juga dengan tegas menolak pembentukan pemerintahan persatuan nasional yang melibatkan Partai Likud pimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Ia yakin partai oposisi mampu membentuk pemerintahan dan harus segera melakukannya, meski partai Zionis dalam kelompok tersebut hanya menguasai 48 dari total 120 kursi Knesset.

Halaman Berikutnya

Jika dukungan Ra’am ditambah, maka jumlah kursi kelompok tersebut menjadi 56. Sedangkan Daftar Gabungan memiliki 11 kursi lainnya.

Halaman Berikutnya


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Denny Indrayana: Sudah ada dua lembaga tertinggi peradilan, MK dan MA, jadi sudah saatnya Gibran mundur
Hasil Semifinal Hylo Open 2026 & Update Daftar Kualifikasi Akhir
Operasi SAR H+5 Perluas Area Pencarian Warga yang Diduga Hilang di Perairan Kendahe
Menperin Tinjau Demonstrasi Tuntutan Tenaga Kerja Lokal di Pabrik BYD Subang
BGN Targetkan Seluruh Dapur MBG Gunakan Sistem Belanja Digital Mulai 2027
Gerindra Tanggapi PKS Dorong Hak Angket Polemik Ijazah Gibran
Bmkg Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Kalteng
Jokowi Bertemu Teman Sekolah dan Relawan di Solo, Ketum Gibranisti: Beri Dukungan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:40 WIB

Denny Indrayana: Sudah ada dua lembaga tertinggi peradilan, MK dan MA, jadi sudah saatnya Gibran mundur

Minggu, 1 November 2026 - 01:20 WIB

Hasil Semifinal Hylo Open 2026 & Update Daftar Kualifikasi Akhir

Minggu, 1 November 2026 - 01:01 WIB

Gelombang Demonstrasi di Israel Mendesak Koalisi Yahudi-Arab untuk Menyingkirkan Netanyahu

Minggu, 1 November 2026 - 00:40 WIB

Operasi SAR H+5 Perluas Area Pencarian Warga yang Diduga Hilang di Perairan Kendahe

Minggu, 1 November 2026 - 00:20 WIB

Menperin Tinjau Demonstrasi Tuntutan Tenaga Kerja Lokal di Pabrik BYD Subang

Berita Terbaru