JAKARTA, KOMPAS.TV – Partai Gerindra menanggapi sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang membahas peluang menggelar hak angket bersama partai PDI Perjuangan (PDIP) di DPR terkait persoalan ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menyatakan pihaknya menghormati langkah PKS yang berhak atas kedaulatan politik.
Prinsipnya kami menghormati kedaulatan dan kewenangan masing-masing parpol terkait dalam menyikapi situasi nasional, ujarnya, Sabtu (31/10/2026).
Menurut dia, inisiasi PKS untuk mengusulkan hak angket terkait sertifikat (suket) penyetaraan pendidikan Gibran merupakan kedaulatan dan kewenangan partai itu sendiri.
Oleh karena itu, pada prinsipnya Gerindra tidak bisa mencampuri hak-hak tersebut.
Terkait langkah partainya sendiri, Sugiat menyatakan pihaknya sangat mencermati dan mengkaji setiap dinamika yang terjadi.
Nanti kita tunggu arahan dari pimpinan kita untuk menyikapi permasalahan ini secara konkrit, ujarnya.
Baca juga: Tanggapan Andi Arief dari Partai Demokrat usai MA Batalkan Usulan Gibran, Singgung Stabilitas Pemerintahan
PKS Dorong Persoalan Ijazah Gibran Diproses di DPR
Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pipin Sopian mengatakan pihaknya akan mendorong agar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ijazah Gibran ditindaklanjuti.
Unduh Aplikasi KompasTV di TV Anda, kini dalam satu aplikasi untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














