Menperin Tinjau Demonstrasi Tuntutan Tenaga Kerja Lokal di Pabrik BYD Subang

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Isu lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar kawasan industri BYD di Subang, Jawa Barat, memicu aksi demonstrasi yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (ormas). Tuntutan tersebut ditanggapi Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji pada Jumat (30/10/2026) dan membuka kemungkinan meninjau langsung kondisi di lapangan untuk memperjelas permasalahan antara perusahaan dan warga.

Sarmuji menyatakan Kementerian Perindustrian sudah mendapat informasi terkait aksi demonstrasi tersebut. Namun penyelesaian masalah ini tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab kementerian.

Dalam keterangannya usai Musyawarah Nasional Kadin di Jakarta, Sarmuji mengatakan, pemerintah siap melakukan inspeksi jika diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya di sekitar fasilitas produksi BYD.

“Informasinya sudah kita terima, tapi tentunya solusinya tidak hanya di Kementerian Perindustrian saja. Nanti akan kita cek dan kalau perlu kunjungan langsung termasuk di luar Kemenperin pasti kita lakukan,” kata Sarmuji.

Menurut Sarmuji, persoalan penyerapan tenaga kerja lokal perlu dilihat dari sisi perusahaan dan masyarakat. Kedua pihak berpotensi berbeda penilaian terkait banyaknya lapangan kerja yang tersedia bagi warga setempat.

Perusahaan mungkin merasa telah memberikan kontribusi besar melalui perekrutan masyarakat lokal. Di sisi lain, warga mungkin menilai lapangan kerja yang tersedia masih belum mencukupi kebutuhannya.

Oleh karena itu, pemerintah menilai diperlukan komunikasi antara industri dan masyarakat agar perbedaan persepsi tersebut dapat teratasi.

“Terkadang ada perbedaan pandangan antara industri dan masyarakat. Industri merasa sudah berkontribusi, sedangkan masyarakat merasa jumlahnya tidak cukup. Hal seperti ini harus dipertemukan melalui penjelasan agar kedua belah pihak memiliki pemahaman yang sama. Jangan sampai ada perbedaan pemahaman karena akan terus menimbulkan masalah,” kata Sarmuji.

Permasalahan ketenagakerjaan ini menambah tantangan investasi pada industri otomotif di Indonesia. Fasilitas produksi BYD di Subang sebelumnya menjadi sorotan menyusul dugaan aksi premanisme yang melibatkan oknum ormas.

BYD merupakan perusahaan otomotif asal China yang sedang membangun fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat. Persoalan tuntutan perekrutan tenaga kerja lokal kini menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam pengembangan investasi tersebut.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Gelombang Demonstrasi di Israel Mendesak Koalisi Yahudi-Arab untuk Menyingkirkan Netanyahu
Operasi SAR H+5 Perluas Area Pencarian Warga yang Diduga Hilang di Perairan Kendahe
BGN Targetkan Seluruh Dapur MBG Gunakan Sistem Belanja Digital Mulai 2027
Gerindra Tanggapi PKS Dorong Hak Angket Polemik Ijazah Gibran
Bmkg Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Wilayah Kalteng
Jokowi Bertemu Teman Sekolah dan Relawan di Solo, Ketum Gibranisti: Beri Dukungan
Sekretariat MBG Sampang Percepat Peningkatan Aplikasi Pengaduan Warga
Kementerian Haji Dompu Temukan Travel Umrah Masih Berstatus Cabang, Ini Penegasannya
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 01:01 WIB

Gelombang Demonstrasi di Israel Mendesak Koalisi Yahudi-Arab untuk Menyingkirkan Netanyahu

Minggu, 1 November 2026 - 00:40 WIB

Operasi SAR H+5 Perluas Area Pencarian Warga yang Diduga Hilang di Perairan Kendahe

Minggu, 1 November 2026 - 00:20 WIB

Menperin Tinjau Demonstrasi Tuntutan Tenaga Kerja Lokal di Pabrik BYD Subang

Minggu, 1 November 2026 - 00:00 WIB

BGN Targetkan Seluruh Dapur MBG Gunakan Sistem Belanja Digital Mulai 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Gerindra Tanggapi PKS Dorong Hak Angket Polemik Ijazah Gibran

Berita Terbaru

Headline

Gerindra Tanggapi PKS Dorong Hak Angket Polemik Ijazah Gibran

Sabtu, 31 Okt 2026 - 23:40 WIB