OpenAI menawarkan empat model baru ChatGPT berbayar untuk menangani kebutuhan pekerjaan dengan tingkat kerumitan berbeda. Jaeyoung Shin, Delivery Lead APAC OpenAI menjelaskan fungsi masing-masing model pada workshop ChatGPT di Jakarta, Selasa (3/11/2026), seperti dilansir Detik iNET.
Keempat model tersebut adalah GPT-6 Astra, GPT-6.1 Sol, GPT-6.1 Terra, dan GPT-6 Luna. Pengguna dapat memilih model berdasarkan jenis pekerjaannya, mulai dari aktivitas rutin hingga tugas yang memerlukan penalaran mendalam.
GPT-6 Astra adalah model paling canggih di jajarannya. Menurut Jaeyoung, model ini ditujukan untuk pekerjaan kompleks yang memerlukan kemampuan penalaran tingkat tinggi.
“Misalnya membuat strategi kampanye dan menetapkan target dengan kualitas tertinggi, Anda bisa mempertimbangkan Astra,” kata Jaeyoung Shin, Delivery Lead APAC OpenAI.
Meski memiliki kemampuan lebih tinggi, Astra membutuhkan token credit yang banyak. Oleh karena itu, Jaeyoung meyakini model ini tidak perlu digunakan pada setiap aktivitas sederhana.
“Tapi ini butuh kredit yang banyak untuk token. Apakah kalian membutuhkan itu setiap hari, agar ChatGPT membaca email dan menjelaskannya? Saya rasa itu bukan pekerjaan Astra,” imbuhnya.
Untuk pekerjaan rutin seperti mengecek email dan kalender, Jaeyoung merekomendasikan GPT-6 Luna. Model ini dirancang untuk aktivitas berulang yang membutuhkan hasil cepat.
GPT-6.1 Terra adalah pilihan untuk kebutuhan kreatif yang melibatkan visual dan pembuatan aplikasi. Sedangkan GPT-6.1 Sol ditujukan untuk pengguna yang mengerjakan tugas lebih kompleks dengan keseimbangan antara kecepatan dan alur kerja.
Jaeyoung menjelaskan bahwa Sol menawarkan penggunaan token yang lebih efisien saat menangani pekerjaan yang kompleks. Kemampuannya berada di bawah Astra dalam hal persyaratan penalaran tingkat tinggi.
“Jadi token ini lebih efisien ketika Anda mencoba menyelesaikan tugas yang rumit sebelum mendekati Astra,” jelas Jaeyoung.
Selain menentukan model, pengguna ChatGPT juga dapat mengatur tingkat penalaran sesuai kebutuhannya. OpenAI menyediakan enam level, mulai dari rendah untuk menghasilkan jawaban lebih cepat hingga ultra untuk penalaran lebih dalam.
Pengaturan ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan kedalaman pemrosesan berdasarkan tingkat kesulitan pekerjaan. Untuk aktivitas sederhana, penalaran Luna tingkat menengah bisa jadi pilihan.
“Kamu bisa memilih tingkat penalaran dari tinggi atau ekstra tinggi. Namun, untuk tugas sederhana, Luna bisa memilih medium,” pungkas Jaeyoung.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














