JAKARTA, Aktualita.co – Prakiraan cuaca besok, Rabu (4/11/2026), menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini dengan status Waspada untuk wilayah di 11 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.
Masyarakat yang berencana bepergian atau beraktivitas di luar ruangan perlu memperhatikan perkembangan cuaca. Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan genangan air, banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi, terutama di wilayah yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi.
Informasi aktual
Kenyataan Hari Ini
Cuaca Hari Ini · Bengkulu25°CBerawan
›
Berdasarkan informasi peringatan dini yang dimutakhirkan pada Selasa (3/11/2026), potensi hujan belum merata. Beberapa wilayah masih menghadapi kondisi panas dan kering, sementara wilayah lainnya berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Daftar 11 Provinsi Potensi Hujan Lebat Besok
BMKG mengidentifikasi sejumlah kabupaten dan kota di 11 provinsi yang masuk kategori Awas hujan sedang hingga lebat pada Rabu, 4 November 2026.
Daerah tersebut antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Pegunungan.
Di Aceh, potensi hujan lebat terdapat di Aceh Barat, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bireuen, Pidie dan sejumlah daerah lainnya.
Sementara di Sumut, wilayah yang perlu ditingkatkan kewaspadaan antara lain Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
Potensi serupa juga teridentifikasi di Kota Dumai, Riau; Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi; Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan; Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu; dan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Di kawasan timur Indonesia, sejumlah wilayah di Papua Tengah, Papua, dan Papua Pegunungan juga masuk dalam peringatan dini.
Daerah yang terdaftar antara lain Mimika, Nabire, Paniai, Jayapura, Keerom, Jayawijaya, Nduga, Pegunungan Bintang, dan sejumlah kabupaten lainnya.
Status waspada ini bukan berarti seluruh wilayah dalam satu provinsi akan mengalami hujan lebat sepanjang hari. Intensitas dan waktu kejadian bisa berbeda-beda antar kecamatan.
Sumbar berstatus Waspada pada Prakiraan Minggu Ini
Perhatian khusus juga diberikan kepada Sumbar. Dalam prakiraan cuaca nasional periode 2–5 November 2026, BMKG menempatkan provinsi tersebut dalam kategori Waspada potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Sejumlah wilayah antara lain Agam, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, dan Solok Selatan juga masuk dalam peringatan Siaga harian 4 November.
Pada periode 1–10 November, lima wilayah di Sumbar diperkirakan berpotensi mengalami akumulasi curah hujan 200–300 milimeter per hari, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, dan Kota Padang Panjang.
Angka tersebut merupakan perkiraan akumulasi selama sepuluh hari, bukan jumlah hujan yang pasti turun pada hari Rabu saja.
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai risiko bencana, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan dan sekitar aliran sungai.
“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan daerah aliran sungai,” kata Mahyeldi, Senin (2/11/2026).
Cuaca di Pulau Jawa, sejumlah wilayah berpotensi hujan
Bagaimana ramalan cuaca besok di Pulau Jawa?
BMKG memperkirakan peluang hujan masih muncul di sejumlah wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur pada periode 2-5 November.
Khusus Jawa Barat, potensi hujan sedang hingga lebat pada Rabu diperkirakan terjadi di wilayah kabupaten dan kota Bogor, Cianjur, Sukabumi, Bandung, dan Garut.
Hujan di beberapa wilayah mungkin terjadi secara lokal, kemungkinan disertai petir dan angin kencang.
Sementara itu, prakiraan harian Jawa Tengah menunjukkan kondisi udara berkabut dan berawan di banyak wilayah. Purworejo dan Wonosobo diprakirakan hujan ringan.
Kondisi tersebut menunjukkan cuaca di Pulau Jawa masih bervariasi. Daerah yang relatif kering masih dapat mengalami perubahan cuaca akibat tumbuhnya awan hujan secara lokal.
Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan dan Makassar
Di Sulsel, kondisi cuaca besok diperkirakan bervariasi, mulai cerah, berawan, hingga hujan ringan.
Kabupaten Jeneponto dan Luwu Timur berpeluang mengalami hujan ringan. Sementara beberapa wilayah seperti Bone dan Enrekang diperkirakan udaranya berkabut.
Kota Makassar secara umum diperkirakan cerah berawan dengan suhu udara sekitar 25-33 derajat Celcius. Kondisi berawan juga diperkirakan terjadi di Gowa, Maros, Takalar, serta Pangkajene dan Kepulauan.
Masyarakat tetap perlu mewaspadai kemungkinan perubahan cuaca setempat, terutama pada sore dan malam hari.
Mengapa hujan lebat masih terjadi padahal sejumlah daerah kering?
Dalam analisis cuaca periode 30 Oktober hingga 5 November 2026, BMKG menjelaskan, kondisi atmosfer Indonesia masih dipengaruhi oleh sejumlah fenomena yang dapat memicu tumbuhnya awan hujan.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation atau MJO, gelombang Kelvin dan gelombang atmosfer lainnya juga mempengaruhi sebaran hujan di berbagai wilayah.
Pertemuan massa udara dan suhu permukaan laut yang relatif hangat juga dapat meningkatkan ketersediaan uap air dan mendukung pembentukan awan hujan.
Di sisi lain, pengaruh El Niño yang sangat kuat dan Dipole Samudera Hindia yang positif masih berkaitan dengan kondisi panas dan kering di sejumlah wilayah di Indonesia.
Dengan demikian, potensi hujan lebat dapat terjadi bersamaan dengan ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di wilayah lainnya.
Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang
Selain hujan, masyarakat yang beraktivitas di laut perlu memperhatikan peringatan gelombang tinggi.
BMKG memperkirakan gelombang setinggi 2,5–4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu, Samudera Hindia sebelah barat Lampung, dan Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur pada periode 4–7 November 2026.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian para nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang berencana melakukan perjalanan melalui laut.
Potensi angin kencang juga tercantum dalam prakiraan mingguan BMKG untuk wilayah Banten dan Sumbar.
Himbauan BMKG Menghadapi Cuaca Besok
Menghadapi berbagai kondisi cuaca, masyarakat diimbau mempersiapkan perlengkapan hujan sebelum melakukan perjalanan dan menghindari aktivitas di lokasi terbuka saat terjadi petir.
Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika hujan lebat mengurangi jarak pandang atau menyebabkan jalan terendam banjir.
Warga yang tinggal di daerah rawan longsor harus mewaspadai perubahan kondisi tanah, retakan pada lereng, dan aliran air yang tidak biasa.
Sementara itu, di wilayah yang masih mengalami cuaca panas dan kering, masyarakat perlu menjaga kecukupan cairan tubuh dan menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran lahan.
Prakiraan cuaca dapat berubah sesuai dengan perkembangan atmosfer. Oleh karena itu, informasi peringatan dini terkini dari BMKG perlu terus dicermati, terutama menjelang kegiatan pada Rabu, 4 November 2026.
Kewaspadaan penting dilakukan tidak hanya di wilayah yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat, namun juga di wilayah yang menghadapi ancaman panas ekstrem, kabut asap, dan angin kencang.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














