Update Kasus MBG Cirebon: Korban Tembus 395 Orang, Pasien Baru Bertambah 64 Orang

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy




Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Hj. Siti Maria Listiawaty, MM.-Dede Adhitama-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM – Jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon kembali meningkat.

Hingga Kamis (22/10/2026), total korban mencapai 395 orang atau bertambah 64 pasien dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 331 orang.

Meski jumlah korban terus bertambah, namun laju penambahan pasien mulai melambat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon juga menyatakan belum menerima laporan adanya pasien dalam kondisi serius yang memerlukan perawatan di unit perawatan intensif (ICU).

BACA JUGA: Lama Tanpa Hujan, SDIT-SMPIT Al Hikmah Cirebon Gelar Sholat Istisqa

BACA JUGA: PT MBK-Ventura Bagikan 340 Paket Sembako Gratis ke Warga Gegesik Cirebon

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Hj. Siti Maria Listiawaty, MM, mengatakan, sebagian pasien masih menjalani rawat inap, ada pula yang rawat jalan atau sudah diperbolehkan pulang.

Dari total 395 pasien tersebut, sebanyak 218 orang masih menjalani perawatan rawat inap. Sedangkan 177 pasien lainnya mendapat perawatan rawat jalan atau diperbolehkan pulang.

“Kalau dilihat dari penambahannya, laju penambahan dibandingkan hari sebelumnya sebenarnya sudah mulai melambat,” kata Siti Maria, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, kondisi pasien yang masih dirawat di rumah sakit relatif terkendali.

BACA JUGA: Jangan Main-Main Hukum Malaysia, Polisi Akan Tangkap 2 Orang yang Tercatat Menyiksa Anak di Lift

Berdasarkan informasi sejumlah rumah sakit, belum ada laporan pasien dengan kondisi serius yang memerlukan perawatan di perawatan intensif.

Beberapa pasien masih mengalami diare dan memerlukan perawatan di ruang rawat inap biasa.

Alhamdulillah informasi dari pihak rumah sakit sudah tidak ada lagi pasien yang mengalami kondisi serius sehingga memerlukan perawatan intensif. Rata-rata masih mengalami diare dan memerlukan pengobatan rutin, ”ujarnya.

Periksa berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber:

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Mardani Desak Komisioner KPU Terseret Polemik Aturan Gibran Tak Ikut Seleksi Lagi!
Viral di Tiktok: Dugaan Suap Kud Tabuyung Muncul, Menyeret Nama Bupati
Bunga langka Salvia Messii di Andes terancam punah
Lansia Lompat dari Jembatan Musi IV Palembang, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Update Klasemen Moto3 2026 Setelah Veda Ega Dapat Pengurangan Poin
Perkuat Riset dan Publikasi, Unusa Peringkat Pertama PTNU 2026
Prabowo Dapat Laporan RI Punya 5 IUP, Cadangan Setara Rp 5.400 T
TP Posyandu-BGN Tandatangani MoU di Bali, Perluas Ketentuan MBG untuk 3B
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Mardani Desak Komisioner KPU Terseret Polemik Aturan Gibran Tak Ikut Seleksi Lagi!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Update Kasus MBG Cirebon: Korban Tembus 395 Orang, Pasien Baru Bertambah 64 Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Viral di Tiktok: Dugaan Suap Kud Tabuyung Muncul, Menyeret Nama Bupati

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Bunga langka Salvia Messii di Andes terancam punah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Lansia Lompat dari Jembatan Musi IV Palembang, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Berita Terbaru

Headline

Bunga langka Salvia Messii di Andes terancam punah

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:00 WIB