Kerap dikejutkan oleh Prabowo, pendukung Jokowi dinilai akan lebih nyaman jika Anies menang

- Redaksi

Kamis, 22 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Ekonomi, Jakarta –

Konstelasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 menyisakan ironi besar yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya oleh basis massa pendukung Joko Widodo (Jokowi). Mereka diyakini kerap terkaget-kaget dengan kebijakan-kebijakan pemerintah terkini sehingga menimbulkan anggapan bahwa mereka akan lebih bersedia menerima kebijakan-kebijakan Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya berhipotesis bahwa barisan pendukung setia mantan presiden kemungkinan besar tidak akan mengalami “kejutan” separah saat ini jika Anies-lah yang memenangkan pemilu presiden lalu.

Baca juga: Prabowo dan Jokowi Punya Imajinasi Berbeda Soal Indonesia, Kata Pengamat

Analogi ekstrem ini dibangun berdasarkan pengelolaan ekspektasi pemilih. Pada Kampanye Anies Baswedan, ia terang-terangan berdiri di barisan oposisi dan membawa bendera “Perubahan”. Jika Anies menang dan merombak kebijakan, mental masyarakat dan pendukung mantan presiden tersebut sudah siap.

Namun menjadi bencana psikologis ketika Prabowo yang menjanjikan kesinambungan penuh justru melakukan manuver yang melemahkan ekspektasi pemilih Jokowi.

“Kalau kita mau ekstrim, kalau kita coba bayangkan Anies menang kemarin, mungkin perubahan dan gejolak yang terjadi tidak akan sebesar saat Prabowo saat ini menjadi presiden,Yunarto seperti dikutip Kamis (22/10/2026).

Kekagetan yang dialami pendukung Jokowi bermula dari keputusan radikal Prabowo dalam merumuskan prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga politik luar negeri serta reshuffle kabinet yang dinilai mulai membuang pengaruh rezim sebelumnya.

Alih-alih mendapatkan jaminan transisi yang nyaman, para loyalis Jokowi malah dihadapkan pada kenyataan bahwa Prabowo memimpin dengan gaya, imajinasi, dan prioritas yang sama sekali berbeda dari harapan mereka.

Yang mengejutkan, Yunarto menyimpulkan, apa yang dilakukan Prabowo saat ini sebenarnya mencerminkan esensi kata “perubahan” itu sendiri, dibandingkan retorika yang disodorkan oposisi di masa lalu.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Dirinya Penerus Arah Politik Jokowi: Saya Coba Rangkul Semua Kekuasaan

“Jadi dia lebih banyak perubahan dibandingkan Anies Baswedan yang mendorong perubahan itu,pungkas Yunarto.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Bunga langka Salvia Messii di Andes terancam punah
Lansia Lompat dari Jembatan Musi IV Palembang, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Update Klasemen Moto3 2026 Setelah Veda Ega Dapat Pengurangan Poin
Perkuat Riset dan Publikasi, Unusa Peringkat Pertama PTNU 2026
Prabowo Dapat Laporan RI Punya 5 IUP, Cadangan Setara Rp 5.400 T
TP Posyandu-BGN Tandatangani MoU di Bali, Perluas Ketentuan MBG untuk 3B
Polsek Setu Perkuat Kepercayaan Masyarakat Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
Ketua DPRD Jatim Tekankan Peran Santri Dalam Kemajuan Daerah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Bunga langka Salvia Messii di Andes terancam punah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Lansia Lompat dari Jembatan Musi IV Palembang, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Update Klasemen Moto3 2026 Setelah Veda Ega Dapat Pengurangan Poin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Riset dan Publikasi, Unusa Peringkat Pertama PTNU 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Prabowo Dapat Laporan RI Punya 5 IUP, Cadangan Setara Rp 5.400 T

Berita Terbaru

Headline

Bunga langka Salvia Messii di Andes terancam punah

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:00 WIB