Siswa SD Meninggal Tersedak Buah MBG, Publik Soroti Keamanan Pangan

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, KOMPAS — Reyhan Arisyah Putra (9), siswa kelas III SD Negeri 03 Poncowarno, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng dari menu Makan Gratis Bergizi, Selasa (22/9/2026). Kejadian ini menarik perhatian masyarakat terhadap keamanan pangan dan kesiapan sekolah dalam menangani risiko selama program berlangsung.

Data kepolisian setempat, peristiwa itu terjadi di dalam kelas pada pukul 07.40 WIB. Saat itu Reyhan sedang makan buah kelengkeng sambil bermain dan berlarian di dalam kelas hingga akhirnya tersedak.

Reyhan mencoba meminta bantuan kepada teman-temannya dan pihak sekolah. Sejumlah guru dan pihak sekolah pun berusaha membantu korban. Namun kelengkeng yang tertelan tidak bisa dimuntahkan.

Ia kemudian dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit setempat, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandar Lampung Fitra Alfarisi telah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Gizi Nasional.

Hingga saat ini kami masih menunggu keputusan dari BGN terkait peristiwa yang memakan korban jiwa siswa tersebut, kata Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandar Lampung Fitra Alfarisi dalam publikasinya. Kompas.id (22/9/2026).

Peristiwa ini mendapat perhatian dari para pegiat pendidikan dan masyarakat. Salah satunya adalah Koordinator Nasional Jaringan Pengawasan Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji.

Ubaid yang diwawancarai pada Rabu (23/9/2026) menilai kejadian tersebut perlu dijadikan bahan evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini terutama menyangkut keamanan menu yang dikonsumsi anak di sekolah.

Ia menyatakan, kesalahan ada pada penyelenggara MBG yang menyediakan makanan untuk anak-anak tersebut. Berdasarkan catatan JPPI, terdapat lima kasus kematian anak yang diduga karena makanan MBG.

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji

Sebelumnya ada beberapa kasus serupa, namun Badan Gizi Nasional dan SPPG dengan enteng mengatakan bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan MBG, ujarnya.

Menurut Ubaid, penerapan MBG tidak cukup hanya memastikan pangan sampai ke pelajar. Program tersebut juga perlu dikaitkan dengan lingkungan pendidikan, termasuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang menu dan cara mengonsumsi makanan dengan aman.

“Pemetaan risiko diperlukan dalam penerapan MBG. Sekolah dan penyedia makanan dinilai perlu bersiap menghadapi kemungkinan kendala saat mengonsumsi makanan, seperti membantu saat anak tersedak,” ujarnya.

Kritik serupa juga disuarakan Susan Angelika, penggagas komunitas ibu-ibu di Kota Bandung, Indung Bandung Ngariung (IBN). Ia menilai kejadian tersebut menunjukkan perlunya evaluasi terhadap jenis makanan yang diberikan kepada anak.

“Kami merasa prihatin dan turut berduka cita terhadap orang tua korban. Peristiwa ini harus diungkapkan secara transparan,” ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Pelajar di Lampung Meninggal karena Tersedak Kelengkeng MBG, JPPI Kecam Kecerobohan Penyelenggara
Prabowo Bungkam Soal Nusron Wahid, Pakar: Ternyata Kalau Itu Urusan Orang, Tak Sampai ke Antartika
RI Hentikan Impor Beras, Amran Sebut Petani Negara Pengekspor Protes
Analisis Dasar Dinamika Atmosfer II September 2026 – Klimatologi
BMKG Catat 312 Titik Panas di Papua Barat, Fakfak Tertinggi
MUI Menyambut Baik Resolusi Terbaru PBB tentang Palestina
Berikut klasemen medali Asian Games ke-20 terbaru: China terus mendominasi.
AHY dan Anies disebut-sebut masuk dalam radar calon pengganti Gibran yang dipilih Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:51 WIB

Pelajar di Lampung Meninggal karena Tersedak Kelengkeng MBG, JPPI Kecam Kecerobohan Penyelenggara

Rabu, 23 September 2026 - 11:34 WIB

Prabowo Bungkam Soal Nusron Wahid, Pakar: Ternyata Kalau Itu Urusan Orang, Tak Sampai ke Antartika

Rabu, 23 September 2026 - 11:17 WIB

RI Hentikan Impor Beras, Amran Sebut Petani Negara Pengekspor Protes

Rabu, 23 September 2026 - 10:51 WIB

Analisis Dasar Dinamika Atmosfer II September 2026 – Klimatologi

Rabu, 23 September 2026 - 10:34 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Buah MBG, Publik Soroti Keamanan Pangan

Berita Terbaru