Inovasi Terbaru Rawat Penderita Tumor Otak, Dokter RS Adam Malik Gunakan Teknologi IONM (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Medan – Rumah Sakit (RS) Adam Malik terus menghadirkan berbagai inovasi untuk mengembangkan layanan kesehatan bagi pasiennya.
Yang terbaru, rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan RI menggunakan teknologi Intra Operative Neuro Monitoring (IONM) untuk melakukan operasi Pengangkatan Tumor Meningioma Petroclival dalam penanganan kasus tumor otak. Dijelaskan dokter bedah saraf RS Adam Malik, Prof. Dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS(K), operasi Pengangkatan Tumor Meningioma Petroclival dilakukan pada salah satu kasus tumor otak yang sangat sulit. Sebab posisinya berada di dasar tengkorak. Untuk itu, teknologi IONM digunakan untuk memantau fungsi saraf secara real-time selama operasi, sehingga membantu meningkatkan keamanan prosedur pembedahan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. “Kami melakukan operasi pada kasus tumor otak yang cukup sulit, dengan menjaga agar tidak terjadi kecacatan atau kerusakan saraf setelah operasi. Insya Allah kami akan mendapatkan hasil yang baik, dan kami berharap dengan adanya alat bantu IONM ini dapat membuat hasil operasi kami menjadi lebih baik,” jelas dr Ridha menjelaskan tentang pemanfaatan teknologi IONM, Jumat (25/9/2026). Operasi Pengangkatan Tumor Meningioma Petroclival sendiri merupakan prosedur bedah saraf untuk mengangkat tumor jinak yang tumbuh di area petroclival atau dasar tengkorak. Prosedur ini merupakan salah satu operasi yang paling rumit dan sangat sulit, karena tumor terletak jauh di dalam, dekat dengan saraf kranial, pembuluh darah utama, dan batang otak. “Kami mengoperasi tumor otak yang letaknya sangat dalam yaitu daerah petroclival kiri, dimana pada daerah tersebut terdapat saraf penting di otak yaitu saraf kranial,” kata dokter bedah saraf RS Adam Malik lainnya, dr Reyhan Aristo, M.Ked(Bedah Saraf), Sp.BS-FTO. Oleh karena itu, operasi ini dilakukan bekerja sama dengan dokter spesialis saraf. Operasi ini dilakukan dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi, karena setiap prosedur harus mempertimbangkan struktur saraf dan pembuluh darah penting di sekitar tumor di otak. Posisi tersebut menyebabkan operasi ini mempunyai risiko kerusakan saraf yang tinggi, jika tidak dilakukan dengan dukungan teknologi yang memadai. Dokter spesialis neurologi RS Adam Malik yang turut terlibat dalam operasi ini, dr dr Aida Fitri Sp.S(K) menambahkan, teknologi IONM digunakan untuk membantu memantau respon sistem saraf secara terus menerus selama operasi. Apabila terjadi perubahan fungsi saraf pada saat tindakan pembedahan, tim bedah dapat segera melakukan penyesuaian terhadap prosedur yang dilakukan. “Jadi di sini kami menggunakan IONM untuk memantau fungsi saraf selama operasi. Tujuannya untuk meminimalkan risiko cedera pada saraf yang terkena operasi,” jelas dr. Aida menambahkan informasi terkait penggunaan teknologi baru ini. Kehadiran teknologi IONM semakin melengkapi kapasitas tim Bedah Saraf dan Neurologi RS Adam Malik dalam menangani kasus-kasus dengan tingkat kompleksitas layanan onkologi atau kanker yang tinggi. Inovasi ini juga merupakan upaya RS Adam Malik dalam mewujudkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang modern, aman, dan berkualitas bagi masyarakat khususnya di wilayah Sumut dan sekitarnya.(MC/RZD)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














