RRI.CO.ID, Palu – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Palu berjalan lancar dengan pengawasan yang dilakukan sejak makanan diterima hingga dibagikan kepada siswa.
Kepala SMP Negeri 2 Palu Erik Ruben mengatakan, supervisi dilakukan karena jumlah penerima manfaat cukup banyak yakni mencapai 1.215 orang yang terdiri dari 1.133 siswa dan 82 guru.
Menurutnya, makanan tidak langsung dibagikan setelah sampai di sekolah. Makanan tersebut terlebih dahulu ditempatkan pada tempat khusus untuk diperiksa oleh koordinator MBG bersama petugas yang diberi tugas pengawasan.
“Saat MBG datang, tidak langsung diberikan kepada anak-anak. Disimpan terlebih dahulu di tempat khusus untuk diperiksa oleh koordinator dan petugas,” ujarnya kepada RRI Selasa, 22 September 2026.
Setelah melalui pemeriksaan, makanan kemudian dibagikan ke setiap kelas dengan melibatkan wali kelas dan ketua kelas.
Erik mengatakan, pengawasan dilakukan setiap hari untuk memastikan makanan yang diterima siswa dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi.
“Jangan sampai makanan yang tidak layak konsumsi masuk atau sampai ke tangan anak-anak, karena berbahaya,” ujarnya.
Selain memastikan kesesuaian makanan, wali kelas juga mengawasi proses pembagian di kelas. Sekolah juga memanfaatkan penerapan MBG untuk membangun kebiasaan positif melalui budaya antri.
Erik menambahkan, pelaksanaan MBG di SMP Negeri 2 Palu berlangsung setiap hari Senin hingga Jumat.
Sementara terkait polemik pelaksanaan MBG, Erik mengatakan kondisi ini bisa menjadi bahan refleksi bagi penyedia untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
Dia memastikan, berdasarkan sidak pihak sekolah selama ini, makanan MBG yang diterima di SMP Negeri 2 Palu dalam kondisi baik dan tidak merugikan siswa.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














