ASUNCION (Lentera) – Parlemen Paraguay dengan suara bulat menyetujui dimulainya proses pemakzulan Presiden Santiago Pena meskipun ia telah menyatakan pengunduran dirinya menyusul runtuhnya bank digital terbesar di negara itu.
Dalam sidang DPR yang berlangsung, Kamis (4/11/2026), seluruh anggota legislatif yang berjumlah 78 orang menyetujui pemakzulan Pena. Proses selanjutnya di Senat akan menentukan apakah pemakzulan dilanjutkan atau menerima pengunduran diri Pena.
Keputusan parlemen itu diambil kurang dari satu jam setelah pernyataan pengunduran diri Pena secara resmi disampaikan ke Parlemen Paraguay melalui Menteri Dalam Negeri Enrique Riera.
Dalam pernyataan pengunduran dirinya yang disiarkan melalui media sosial X, Pena menyatakan tindakannya demi menjaga stabilitas nasional, keharmonisan sosial, dan institusi demokrasi.
“Tidak ada posisi yang layak melebihi kemaslahatan Paraguay,” tegasnya mengutip Antara, Jumat (6/11/2026).
Pena pun meminta maaf kepada masyarakat jika telah mengecewakan masyarakat. Dia bersikeras bahwa dia tidak pernah bermaksud mengkhianati mereka.
Terkait runtuhnya bank digital terbesar di Paraguay, Pena mengaku menaruh harapan besar untuk menjamin pengembalian dana masyarakat, terpenuhinya peran lembaga penjamin simpanan, dan perlindungan uang dan sumber daya publik milik seluruh rakyat.
Pemakzulan terjadi menyusul demonstrasi besar-besaran di ibu kota Asuncion akibat runtuhnya bank digital Ueno Bank yang memicu tekanan agar Presiden Pena mundur.
Kondisi tersebut menyebabkan dukungan terhadap Pena di partai pemerintah, Partai Colorado, runtuh total. Mentornya, mantan presiden Horacio Cartes, bahkan mendukung pemakzulan Pena, ABC Color melaporkan.
Pena dilantik sebagai presiden untuk masa jabatan lima tahun pada Agustus 2023. Ia diketahui memegang saham di Ueno Holding, induk bank digital yang bangkrut, hingga tahun 2025. Hal ini menimbulkan dugaan adanya konflik kepentingan.
Sebelumnya, Bank Sentral Paraguay harus melakukan intervensi terhadap Bank Ueno menyusul likuiditas bank yang berada di bawah ambang batas yang diwajibkan sehingga jutaan nasabah tidak dapat menarik uangnya.
Legislator oposisi menuduh pemerintah terlibat dalam konflik kepentingan, penyalahgunaan dana pensiun, dan upaya untuk menutupi masalah di bank. Karena masalah ini, pihak berwenang Paraguay mulai memindahkan rekening nasabah ke bank lain untuk melindungi mereka.
Sementara itu, delapan pejabat tinggi Bank Ueno telah ditahan, dan 27 pejabat bank serta mitra bisnis kini menghadapi tuntutan hukum, kata ABC Color.
Redaktur: Arief Sukaputra
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency













