JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tiga program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026 mencapai 5,47 persen.
Pertumbuhan pada triwulan III tahun 2026 salah satunya disebabkan oleh konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 8,95 persen atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 5,66 persen.
Ia menjelaskan, belanja pemerintah pada dua kuartal terakhir, khususnya kuartal II dan III tahun 2026, terus digenjot untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Belanja pemerintah ini sebagian berasal dari konsumsi program unggulan pemerintah antara lain MBG dan juga koperasi KDKMP, kata Airlangga dalam jumpa pers, Jakarta, Kamis (5/11).
Airlangga mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 juga ditopang oleh kinerja ekspor yang tumbuh 4,58 persen. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekspor pada triwulan II tahun 2026 sebesar 4,07 persen.
Sedangkan impor mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,31 persen. Menurut dia, peningkatan impor terutama didorong oleh kebutuhan produksi, investasi, bahan baku, dan barang modal.
Dari sisi sektor usaha, Airlangga mengatakan industri pengolahan merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi. Sektor ini mempunyai kontribusi sebesar 19,22 persen terhadap perekonomian nasional dengan pertumbuhan mencapai 5,87 persen.
Pertumbuhan industri makanan dan minuman juga tumbuh tinggi, 7,09 persen. Kimia dan farmasi 8,1 persen. Kemudian logam dasar 9,94 persen, ini bagian dari kebijakan hilirisasi. Dan juga pada industri otomotif pertumbuhannya 6,14 persen, jelasnya.
Ia mengatakan, pertumbuhan industri kimia juga didorong oleh penerapan kebijakan biodiesel B50, investasi pada Fatty Acid Methyl Ester (FAME), serta peningkatan produksi FAME. Selain itu, penggunaan pupuk dan investasi terkait hilirisasi juga menjadi faktor pendukungnya.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














