Mahasiswa dan Buruh Demo Hari Tani di Depan DPR RI, Tuntut Konflik Agraria Selesaikan

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy




Ratusan pengunjuk rasa masih berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI.–

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sejumlah masyarakat berdemonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Massa yang berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI mencakup unsur mahasiswa hingga buruh.

Pantauan di lokasi pada pukul 16.20 WIB, massa juga sedang berorasi di depan Gedung Parlemen. Massa buruh membawa mobil komando dan orator terus menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.

Sementara itu, puluhan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Trilogi memberikan orasi melalui pengeras suara.

Memerangi Rokok Ilegal–
Demonstrasi buruh akan terus berlanjut meski perwakilan sudah bertemu di Istana.
Aspirasi di Hari Tani Nasional tersebut mereka sampaikan tepat di depan Gedung DPR RI dengan membawa spanduk berisi kritik terhadap pemerintah.

Sekitar pukul 16.48 WIB, massa buruh mulai berhenti berorasi dan bergegas meninggalkan kawasan DPR RI.

Sementara itu, massa mahasiswa tetap melanjutkan demonstrasinya. Arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI terlihat padat dan tidak ada penutupan. Meski demikian, petugas dari personel kepolisian tetap menjaga pengamanan ketat di lokasi aksi.

Dalam orasi yang disampaikan, mahasiswa Kampus IPB setidaknya menyuarakan lima tuntutan, yaitu: 1. Mewujudkan Reforma Agraria di Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Kelautan. 2. Menyelesaikan Konflik Agraria dan Memulihkan Ruang Hidup Masyarakat. 3. Hentikan Represi dan Kriminalisasi dalam Konflik Agraria. 4. Mengutamakan APBN untuk Petani, Nelayan dan Perekonomian Rakyat. 5. Membangun Kedaulatan Pangan Tanpa Merampas Ruang Hidup Masyarakat.
“Konflik agraria, mewujudkan reforma agraria di bidang pertanian, kehutanan, dan kelautan. Serta membangun kedaulatan pangan tanpa merampas ruang hidup masyarakat adalah tuntutan kita,” jelas salah satu orator.

Hingga pukul 17.00 WIB massa mahasiswa masih bertahan. Sementara massa buruh bubar sekitar pukul 16.48 WIB. (hari)

Sumber:
kompas.com

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

BMKG Prakiraan Cuaca Balikpapan 31 Oktober 2026 Berawan
Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Microsoft Rilis DirectX 12 Agility SDK Terbaru, Ray Tracing Diklaim 66 Kali Lebih Cepat
Anies Dikabarkan Ditawari Jadi Menteri Dalam Negeri, Geisz Chalifa: Kenapa ikut, nongkrong bareng Bahlil?
Basarnas Ambon dan Pemkab MBD Bersinergi, Satuan Siaga SAR Ditarget Hadir pada 2027
TIM SAR GABUNGAN HR 3602 HELI MENDAPATKAN PENGHARGAAN BASARNAS
Ikut Demo Mahasiswa, Wakil Dekan FIB Unej Bacakan Puisi, Dosen FISIP Serukan Revolusi
Teh Kemasan Berbusa Viral di Demonstrasi Bundaran HI, BPOM Lakukan Pencarian: Okezone News
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:40 WIB

BMKG Prakiraan Cuaca Balikpapan 31 Oktober 2026 Berawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20 WIB

Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Microsoft Rilis DirectX 12 Agility SDK Terbaru, Ray Tracing Diklaim 66 Kali Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Anies Dikabarkan Ditawari Jadi Menteri Dalam Negeri, Geisz Chalifa: Kenapa ikut, nongkrong bareng Bahlil?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:20 WIB

Basarnas Ambon dan Pemkab MBD Bersinergi, Satuan Siaga SAR Ditarget Hadir pada 2027

Berita Terbaru

Headline

BMKG Prakiraan Cuaca Balikpapan 31 Oktober 2026 Berawan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 02:40 WIB