Jakarta, Aktual.com — Aksi nekat penjual kopi mengejar pencuri telepon seluler (HP) hingga tersangkut di kaca belakang mobil yang melaju kencang di kawasan Ciputat, Tangsel (Tangsel), viral di media sosial. Pria tersebut nekat mempertaruhkan keselamatannya karena berusaha menghentikan kendaraan yang diduga membawa pencuri ponselnya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Cirendeu, Ciputat Timur, Senin (2/11/2026), sekitar pukul 10.10 WIB. Aksi tersebut menarik perhatian pengguna jalan dan warga yang berkumpul di sekitar mobil yang kaca belakangnya pecah.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, polisi awalnya mendapat laporan masyarakat terkait adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dengan kaca belakang pecah.
“Jadi awalnya kami mendapat laporan dari warga bahwa itu kecelakaan lalu lintas (traffic crash),” kata Bambang, Selasa (3/11/2026).
Setelah mendatangi lokasi, petugas mengetahui bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan dugaan pencurian telepon genggam. Polisi kemudian menangkap seorang pria berinisial S (50) yang diduga mengambil ponsel korban.
Ponsel Dicuri Saat Korban Jualan Kopi
Bambang menjelaskan, dugaan pencurian bermula di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Tersangka diduga mengambil ponsel milik penjual kopi saat korban lengah.
Sadar ponselnya hilang, korban berusaha menghentikan mobil yang digunakan terduga pelaku. Pengejaran berlanjut hingga Jalan Ir H Juanda, Ciputat Timur.
Mobil listrik yang digunakan terduga pelaku akhirnya berhenti. Petugas di lokasi langsung mengamankan pria dan kendaraannya.
Pada pemeriksaan awal, polisi menemukan ponsel korban yang diduga disembunyikan di bawah jok mobil. Petugas juga menemukan sebuah ponsel merek Infinix yang diduga terkait dengan pencurian lainnya.
Polsek Ciputat Timur kemudian berkoordinasi dengan Polsek Cilandak untuk menangani kasus ini lebih lanjut. Sebab, lokasi dugaan pencurian berada di kawasan Jakarta Selatan, sedangkan terduga pelaku diamankan di kawasan Ciputat.
“Ada dua TKP. Di Jakarta Selatan (pencurian handphone), namun diamankan setelah ditutup Transjakarta di Sandratex. Pelaku sudah diserahkan ke penyidik Polsek Cilandak,” kata Bambang.
Kasus ini kemudian ditangani Unit Reskrim Polsek Cilandak, Polres Metro Jakarta Selatan.
Polisi mengimbau masyarakat segera melaporkan segala tindakan kriminal yang diketahui atau dialami melalui layanan darurat 110.
Kejar-kejaran yang viral itu menyita perhatian publik. Namun polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak mempertaruhkan keselamatan diri ketika menghadapi dugaan kejahatan dan segera meminta bantuan petugas.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














