MALUKU (Lentera) – Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 6,4 terjadi di Laut Banda, Maluku, Kamis (29/10/2026) pagi, sekitar pukul 05.06 WIT atau 07.06 WIT.
Episentrum gempa berada di lautan sekitar 203 kilometer barat laut Tanimbar, Maluku, pada kedalaman 164 kilometer.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa ini dirasakan dengan skala intensitas: III MMI (Getaran terasa nyata di dalam rumah. Getaran terasa seperti truk lewat) di Banda Neira, Tanimbar, Kaimana dan Sorong, seperti dikutip dari siaran pers BMKG dilansir CNN Indonesia.
Akibat gempa yang terjadi, BMKG menyatakan tidak ada potensi tsunami.
“Dengan memperhatikan letak episenter dan kedalaman hiposenter, maka gempa yang terjadi merupakan gempa berukuran sedang akibat aktivitas deformasi lempeng (intraslab) di Laut Banda,” demikian keterangan BMKG.
Hingga pukul 05.30.00 WIB hasil pantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan, tambahnya.
Selain itu, mengutip akun BMKG X, gempa terjadi di daratan Sorong, Papua Barat Daya, sekitar pukul 05.54 WIT atau 7.54 WIT.
Gempa tersebut berkekuatan M 1,9 dengan pusat gempa sekitar 34 kilometer sebelah timur Sorong, pada kedalaman 24 kilometer.
Redaktur: Arief Sukaputra
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency













