Harga Emas Naik Tipis di Awal 2025, Tren Bullish Berpotensi Lanjut

- Redaksi

Sabtu, 4 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan kenaikan tipis di sekitar $2.625 pada awal sesi Asia hari Kamis (2/1), setelah dua hari mengalami tekanan di tengah volume perdagangan yang tipis. Kinerja emas tahun ini mencatatkan kenaikan luar biasa sebesar 27%, menjadikannya performa tahunan terkuat sejak 2010. Faktor utama yang mendukung rally emas ini meliputi pembelian besar-besaran oleh bank sentral, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan kebijakan pelonggaran moneter oleh bank-bank sentral utama.

Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Indonesia, tren bullish pada emas semakin menguat berdasarkan pola candlestick dan indikator Moving Average yang terbentuk saat ini. Ia memproyeksikan bahwa harga emas berpotensi naik hingga $2.650. Namun, jika terjadi reversal, target penurunan terdekat berada pada level $2.609. Kombinasi analisis teknikal ini menjadi dasar yang kuat untuk mengantisipasi pergerakan harga emas hari ini.

Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi salah satu faktor utama yang mendorong permintaan terhadap emas. Konflik yang terus berlanjut antara Rusia dan Ukraina, ketegangan di Timur Tengah, serta ketidakpastian kebijakan dari pemerintahan Donald Trump menjadi katalis positif bagi logam mulia ini. Sentimen safe-haven terus meningkat di tengah kekhawatiran global terhadap potensi konflik perdagangan yang dapat muncul akibat kebijakan tarif dan perdagangan yang lebih agresif.

Di sisi lain, sikap hati-hati Federal Reserve (The Fed) terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut memberikan tekanan pada harga emas. Dalam pernyataan terakhirnya, Ketua The Fed, Jerome Powell, mengindikasikan pendekatan yang lebih berhati-hati terhadap kebijakan moneter, terutama setelah penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember. Hal ini diperkirakan akan memberikan dukungan pada dolar AS (Greenback), yang pada gilirannya dapat membatasi kenaikan harga emas.

Namun, faktor fundamental lain seperti peningkatan permintaan emas dari bank sentral global memberikan dukungan kuat terhadap harga logam mulia ini. Berdasarkan survei World Gold Council, bank sentral besar diperkirakan akan terus membeli emas dalam jumlah signifikan selama 12 bulan ke depan. Langkah ini bertujuan untuk diversifikasi cadangan devisa mereka, sekaligus memberikan dukungan tambahan terhadap kenaikan harga emas.

Data ekonomi dari Amerika Serikat juga menjadi sorotan para pelaku pasar. Rilis data Klaim Pengangguran Awal mingguan pada hari Kamis dan Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur S&P Global AS pada hari Jumat akan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang prospek ekonomi AS. Jika data tenaga kerja menunjukkan pelemahan, hal ini dapat mendukung harga emas sebagai aset safe-haven.

Secara keseluruhan, harga emas masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren bullish di tengah kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang mendukung. Ketidakpastian geopolitik, permintaan dari bank sentral, serta sentimen penghindaran risiko tetap menjadi pendorong utama pergerakan harga emas.

Tentang Dupoin Indonesia (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga
Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang
Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya
Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor
Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor
Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Perizinan Pemanfaatan Ruang, Pelanggar Terancam Pembongkaran
Tetap Buka Di Akhir Pekan, Perpustakaan Payakumbuh Perluas Akses Literasi dan Ruang Publik Edukatif
Refleksi 55 Tahun Payakumbuh, DPRD Titip Harapan pada Kepemimpinan Baru

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Let us know you are human:


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Rekomendasi Villa di Bali yang Nyaman untuk Liburan Keluarga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Rendang Payakumbuh Bidik Pasar Global, Wamen Ekraf Tinjau Kampung Rendang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Payakumbuh Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar yang Dipilih Kemenekraf untuk Akselerasi Kriya

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:47 WIB

Payakumbuh Siapkan UMKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:18 WIB

Desa Devisa buka jalan UMKM rendang Payakumbuh ke pasar ekspor

Berita Terbaru

Headline

Gempa Terkini 6,4 M Guncang 201 km Barat Laut TANIMBAR

Kamis, 29 Okt 2026 - 05:40 WIB

Headline

iMac warna-warni terbaru dengan M6, berikut spek dan harganya

Kamis, 29 Okt 2026 - 05:00 WIB