BMKG Deteksi 485 Titik Panas di Kaltim, Termasuk di Kawasan IKN

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peta sebaran titik panas Kaltim (Dok. BMKG)

Samarinda: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data pemantauan sebaran titik panas (hotspot) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode Rabu, 28 Oktober 2026. Berdasarkan sinkronisasi data BMKG FTP Himawari pada pukul 21.05 WITA, tercatat 485 titik panas tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, termasuk wilayah Ibu Kota Kepulauan (IKN).

Dari total 485 titik panas yang terdeteksi, mayoritas berada pada tingkat kepercayaan sedang sebanyak 463 titik, 18 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi, dan 4 titik dengan tingkat kepercayaan rendah. Pemantauan ini dilakukan dengan menggunakan kombinasi data satelit Terra, Aqua, S-NPP dan NOAA20.

Kabupaten Kutai Barat (Kubar) tercatat menjadi wilayah dengan sebaran titik api terbesar. Berikut rincian lengkap sebaran titik panas per kabupaten/kota di Kaltim:

  • Kutai Barat (Kubar): 188 poin (Rendah: 1, Sedang: 174, Tinggi: 13)
  • Kutai Kartanegara (Kukar): 147 poin (Rendah: 3, Sedang: 140, Tinggi: 4)
  • Kutai Timur (Kutim): 83 poin (Rendah: 0, Sedang: 82, Tinggi: 1)
  • Pengoper: 39 poin (Rendah: 0, Sedang: 39, Tinggi: 0)
  • IKN: 21 poin (Rendah: 0, Sedang: 21, Tinggi: 0)
  • Penajam Paser Utara (PPU): 14 poin (Rendah: 0, Sedang: 14, Tinggi: 0)
  • Kota Bontang : 7 poin (Rendah : 0, Sedang : 7, Tinggi : 0)
  • Kota Samarinda : 6 poin (Rendah : 0, Sedang : 6, Tinggi : 0)
  • Berau: 1 poin (Rendah: 0, Sedang: 1, Tinggi: 0)

BMKG mengimbau masyarakat, instansi terkait, dan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar guna meminimalisir munculnya titik api baru.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Nurlaila mengatakan, pihaknya segera merespons laporan sebaran titik panas dari BMKG. Berdasarkan data pantauan pukul 01.00 hingga 17.00 WITA, terpantau 14 titik api yang seluruhnya terkonsentrasi di Kecamatan Waru.

Menindaklanjuti laporan sebaran titik panas dari BMKG, kami segera bergerak cepat mengambil langkah penanganan di lapangan, kata Nurlaila.



Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Antara.

Ia mengungkapkan, sebaran 14 titik api di Kecamatan Waru terbagi di tiga wilayah kelurahan dan desa, yakni satu titik di Desa Waru, satu titik di Desa Sesulu, dan 12 titik pemantauan di Desa Api-Api.

Langkah strategis yang dilakukan antara lain berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk manajemen PT Fajar Surya Swadaya (FSS), untuk memperbarui informasi dan memastikan langkah penanganan karhutla berjalan maksimal, mengingat lokasi titik api berada dalam wilayah konsesi perusahaan di Distrik Waru.

“Kami terus menyiagakan personel dan memantau perkembangan cuaca untuk mengantisipasi potensi munculnya titik panas tambahan di tengah kondisi cuaca kering. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar demi keselamatan bersama dan menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya. (MI/Ervan MB)

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Triumph Tiger 1200 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Simak Spesifikasinya
Basarnas Sulut Siagakan Tim SAR Respons Letusan Gunung Karangetang di Sitaro
(HOAKS) Presiden Prabowo Sebut Masyarakat Pasti Dimiskinkan
Kolaborasi Terbaru Radar Rindu, Man Osman dan BLAM!
Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang
Mendagri Beri Batas Waktu Satu Minggu, Daerah yang Belum Bentuk Satgas MBG Diminta Segera Bergerak
BPBD Kaltim Update Penanganan Karhutla: Siaga Darurat Terus, Paser Kering –
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Pelayanan Melalui Pengukuran Terjadwal dan PELOPOR 10 Hari
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Triumph Tiger 1200 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Simak Spesifikasinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Basarnas Sulut Siagakan Tim SAR Respons Letusan Gunung Karangetang di Sitaro

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:40 WIB

BMKG Deteksi 485 Titik Panas di Kaltim, Termasuk di Kawasan IKN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:20 WIB

(HOAKS) Presiden Prabowo Sebut Masyarakat Pasti Dimiskinkan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Kolaborasi Terbaru Radar Rindu, Man Osman dan BLAM!

Berita Terbaru

Headline

(HOAKS) Presiden Prabowo Sebut Masyarakat Pasti Dimiskinkan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:20 WIB

Headline

Kolaborasi Terbaru Radar Rindu, Man Osman dan BLAM!

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:00 WIB