MISKIN – MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengajak masyarakat menyampaikan aspirasinya melalui aksi unjuk rasa yang rencananya akan berlangsung pada Rabu (28/10/2026) besok. Meski demikian, ia mengingatkan peserta aksi untuk tetap tertib dan tidak melakukan aksi anarkis.
Wahyu mengatakan, Pemkot Malang telah berkoordinasi dengan Kapolres Malang Kota Danang Setiyo Pambudi untuk membahas rencana aksi tersebut. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penyampaian pendapat di masyarakat dapat berlangsung sesuai ketentuan.
“Kami tidak menutup bagi yang ingin menyampaikan aspirasi, silakan. Tapi yang jelas dipersilakan menyampaikan, tapi jangan sampai menjadi anarkis,” kata Wahyu, Selasa (27/10/2026).
Ia menegaskan, pemerintah tidak mempermasalahkan masyarakat yang mau menyuarakan tuntutannya. Namun peserta aksi diminta mematuhi aturan yang berlaku. Wahyu juga mengatakan, tindakan anarkis akan menjadi pertimbangan tersendiri dalam menyikapi aksi demonstrasi tersebut.
“Kami siap, tidak ada masalah. Silakan berpendapat, tapi harus juga dengan ketentuan yang harus dipatuhi,” ujarnya.
Sebelumnya, Humas Aliansi Rakyat Bersatu Muhammad Arif Ilham dalam aksi unjuk rasa yang digelar pada Rabu (21/10/2026) mengatakan akan ada aksi unjuk rasa susulan pada 28 Oktober 2026.
“Kami terus melakukan konsolidasi untuk menyambut kondisi nasional dan panitia mewaspadai persiapan aksi pada 28 Oktober 2026,” kata Arif usai aksi unjuk rasa, Rabu (21/10/2026) lalu.
Rencana tersebut juga dibuktikan dalam selebaran yang diunggah Aliansi Rakyat Bersatu Bangkit. Dalam pamflet tersebut dijadwalkan aksi demonstrasi besar-besaran akan digelar pada Rabu (28/10/2026) besok sekitar pukul 13.00 WIB dengan tujuan aksi di Alun-Alun Tugu Malang.
Dengarkan berita terhangat dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp Anda! Klik 👉
Saluran TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp Anda sudah terinstal.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














