Basarnas Buleleng Ingatkan Warga Pesisir Waspada Perubahan Cuaca

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RRI.CO.ID, Singaraja – Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Kondisi cuaca yang sewaktu-waktu dapat berubah perlu menjadi perhatian terutama bagi warga dan wisatawan yang beraktivitas di sekitar pantai. Keamanan harus menjadi pertimbangan utama sebelum masyarakat memutuskan untuk melakukan aktivitas di kawasan pesisir.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan mengatakan, masyarakat perlu mengenal lingkungan sekitar sebelum melakukan aktivitas di kawasan pantai. Pengakuan lingkungan hidup mencakup pemantauan kondisi sekitar dan memastikan keberadaan fasilitas keselamatan. Langkah sederhana ini penting untuk mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi.

Donny meminta masyarakat memantau kondisi sekitar lokasi sebelum melakukan aktivitas. Keberadaan peralatan keselamatan dan kondisi lingkungan perlu dipastikan terlebih dahulu, terutama pada saat masyarakat melakukan aktivitas di kawasan pesisir. Menurutnya, pemahaman terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan.

Yang terpenting adalah mengetahui lingkungan tempat kegiatan dilakukan. Pantau atau lihat sekeliling pantai selama kegiatan berlangsung, untuk memastikan ada peralatan keselamatan, kata Donny Sabtu, 26 September 2026.

Selain memperhatikan kondisi lingkungan, masyarakat juga diminta menaati rambu keselamatan yang terdapat di sejumlah kawasan wisata pantai. Rambu larangan dan peringatan dibuat untuk memberikan informasi mengenai kawasan yang mempunyai potensi bahaya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mengabaikan rambu-rambu keselamatan tersebut.

“Kalaupun ada beberapa tempat wisata di pesisir pantai yang terdapat rambu larangan, mohon dimaklumi agar tidak melakukan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Donny juga mengingatkan masyarakat yang ingin mandi atau berenang agar tidak memilih lokasi pantai yang sepi. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan di tempat yang terdapat orang lain di sekitar lokasi. Kehadiran warga atau pengunjung lainnya dapat membantu memberikan bantuan jika terjadi keadaan darurat.

“Kalau mandi atau berenang di pinggir pantai, jangan di tempat sepi. Minimal ada beberapa orang di sekitar, tujuannya agar saat darurat ada warga atau orang lain yang mengawasi atau membantu,” ujarnya.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan ketika terjadi perubahan cuaca. Donny mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di pantai jika kondisi cuaca dirasa kurang mendukung. Keselamatan, menurutnya, harus diutamakan di atas kepentingan untuk tetap beraktivitas di wilayah pesisir.

“Kedepannya dari cuaca seperti ini, masyarakat jangan sekali-kali memaksakan aktivitas di pesisir pantai demi menjaga keselamatan kita,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau menggunakan informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG sebagai pedoman sebelum melakukan aktivitas. Informasi ini dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan kondisi cuaca dan mempertimbangkan kegiatan yang akan dilakukan. Langkah antisipatif dinilai penting karena perubahan cuaca tidak selalu bisa diprediksi hanya dari kondisi yang terlihat secara langsung.

Donny kembali menekankan pentingnya mengenal lingkungan di setiap lokasi kegiatan, khususnya di kawasan pesisir. Kesadaran keselamatan tidak hanya diperlukan bagi warga sekitar, tetapi juga wisatawan dan masyarakat lainnya yang belum memahami potensi risiko di lingkungan pantai. Dengan kewaspadaan, kepatuhan terhadap rambu-rambu, dan pemantauan cuaca, diharapkan risiko kecelakaan di wilayah pesisir dapat diminimalisir.

“Kenali lingkungan di mana pun kegiatan akan dilakukan. Kenali lingkungan demi keselamatan diri sendiri,” ujarnya.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla
Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi
Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana
Hasil Timnas U15 vs Prancis & Update Klasemen Tier C Piala Dunia
BMKG Prediksi Musim Hujan di Jatim akan Terakhir Desember hingga Maret 2027 – magzurani.com
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Demonstrasi mahasiswa di Bogor, Jakarta dan Bandung, menuntut evaluasi MBG dan penanganan karhutla

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Pengadilan Negeri Surakarta Tolak Gugatan Srigit Pratomo Terkait Ijazah Jokowi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:41 WIB

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Pendemo pada 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026

Berita Terbaru

Headline

Update Kasus Mutilasi Madiun, Polda Jatim Periksa 16 Saksi

Kamis, 29 Okt 2026 - 22:20 WIB