Basarnas Akan Gelar Pelatihan Potensi SAR dan Bentuk Desa Penyelamat di Baleran

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RRI.CO.ID, Klaten – Basarnas akan menggelar pelatihan potensi SAR di Kawasan Objek Wisata Kalitalang Balerante Kemalang Klaten. Kegiatan ini dipadukan dengan pembentukan kampung penyelamat di kawasan lereng Merapi.

Sekretaris Utama Basarnas

Abdul Haris Achadi mengatakan, Basarnas bersama komponen lain seperti BPBD Klaten, Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dan TNI Polri serta Potensi SAR melakukan pelacakan di kawasan objek wisata Kalitalang Balerante Kemalang Klaten. Kegiatan ini dalam rangka kegiatan pelatihan SAR potensial dan juga pencanangan pembentukan desa penyelamat di wilayah Desa Balerante atau lereng Merapi.

“Senin sampai Kamis kita akan menyelenggarakan yang namanya pelatihan potensi SAR, yaitu pencanangan pembentukan desa penyelamat. Ini penting karena Basarnas tidak bisa bekerja sendiri tapi harus bekerja sama dengan potensi SAR bahkan masyarakat,” kata Sekretaris Utama Basarnas Abdul Haris Achadi, Jumat 2 Oktober 2026.

Dikatakan kegiatan ini untuk memberdayakan masyarakat agar benar-benar siap jika terjadi bencana. Setelah selesai pelatihan yang bekerjasama dengan BPBD Klaten, akan diadakan simulasi penanggulangan bencana yang melibatkan berbagai pihak baik calon SAR maupun masyarakat.

Dikatakan, dalam upaya mengurangi risiko bencana, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan bekerja sama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD, TNI Polri dan juga masyarakat.

Kepala Kantor SAR Surakarta Muhamad Abdullah mengatakan kepada wartawan, rencana kegiatan pelatihan SAR dan penanganan desa penyelamat akan berlangsung di Desa Balerante, Kemalang, Klaten. Dalam kegiatan tersebut, Basarnas akan melakukan simulasi momen darurat terkait Gunung Merapi.

“Kami bersama BPBD akan membuat rangkaian kegiatan mulai dari SOP bagaimana dalam kondisi darurat masyarakat dapat beraktivitas dengan normal dan aman dari kondisi level 1, level 2, level 3 atau status waspada,” ujarnya.

Mohammad Abdullah mengatakan, bentuk pelatihan yang akan dilakukan antara lain pelatihan kesehatan dan evakuasi ketinggian. Sedangkan kegiatan pelatihan potensi SAR dan simulasi merupakan bagian dari kesiapsiagaan bencana. Adam Sutanto

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026
Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana
Hasil Timnas U15 vs Prancis & Update Klasemen Tier C Piala Dunia
BMKG Prediksi Musim Hujan di Jatim akan Terakhir Desember hingga Maret 2027 – magzurani.com
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemendikbud Perkuat Empat Pilar Pendidikan
Gugatan ijazah Gibran di PTUN dicabut
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Aceh 29-31 Oktober 2026, Warga Diminta Waspada
100 Hari Kerja Sudaryono, BGN Perkuat Tata Kelola dan Transparansi MBG 2.0
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp 158,3 Miliar kepada Atlet Peraih Medali AG & APG Aichi-Nagoya 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Prabowo menemui tim penyusun Undang-Undang Satu Data Indonesia di Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Hasil Timnas U15 vs Prancis & Update Klasemen Tier C Piala Dunia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:21 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan di Jatim akan Terakhir Desember hingga Maret 2027 – magzurani.com

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemendikbud Perkuat Empat Pilar Pendidikan

Berita Terbaru