Bakar BUMN Bermasalah, Prabowo Pasang Target Sapu Bersih 700 Perusahaan yang Merugi di Akhir Tahun

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy




Logo BUMN.-Khusus-

JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Langkah tegas dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki postur Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Perusahaan-perusahaan negara yang selama ini menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tanpa memberikan imbal hasil yang nyata siap diberhentikan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melakukan pembersihan besar-besaran terhadap BUMN yang tidak efisien, terus menerus mencatat kerugian, dan yang terindikasi melakukan manipulasi laporan keuangan.

BACA JUGA: Daftar Lowongan Kerja BUMN Oktober 2026 yang Masih Dibuka, Simak Posisi dan Ketentuannya

Hingga pertengahan Oktober 2026, pemerintah telah melakukan perampingan, konsolidasi, dan penutupan sedikitnya 364 perusahaan pelat merah dari total 1.074 perusahaan yang tercatat sebelumnya.

Namun angka tersebut hanyalah gelombang awal. Prabowo menargetkan angka penutupan dan konsolidasi mencapai 700 BUMN sebelum pergantian kalender 2026.

Pernyataan menohok tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 22 Oktober 2026.

“Dari 1.074 BUMN yang kita konsolidasi, sudah tutup, ada sekitar 364 yang dirampingkan, sampai tadi malam.”

“Desember mendatang kita akan mencapai target 700 orang,” tegas Prabowo di hadapan peserta Rakornas.

Fokus Pada Keuntungan Realistis dan Kemaslahatan Umum

Menurut Presiden, langkah drastis ini dilakukan bukan sekedar untuk memperkecil ukuran birokrasi, namun merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk menciptakan iklim usaha negara yang sehat.

Pemerintah ingin memfokuskan pengelolaan BUMN pada perusahaan yang benar-benar produktif, mampu menghasilkan keuntungan, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat luas.

BACA JUGA: Belum Punya Pengalaman Kerja, Bolehkah Daftar BUMN? Inilah kondisi yang perlu Anda perhatikan

Sikap tegas ini diambil untuk menghentikan praktik pembiayaan entitas BUMN yang justru menjadi beban keuangan negara.

Periksa berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber:
pelaporan

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Video Pria Diduga Berperilaku Tak Senonoh Viral di Instagram, Petugas Polsek Gunungputri turun mengecek lokasi
Prabowo Soroti Kekurangan MBG dan Minta Pelanggaran Ditindak Tegas
Pansus Gibran Bisa Ubah Peta Kekuasaan, Parpol Koalisi Mulai Ambil Sikap?
Kunjungi BMKG, BPGMN Jajaki Integrasi Data untuk Dukung Pengelolaan Gambut dan Mangrove – Berita
UNIQLO Ajak Masyarakat Perbaiki Pakaian Favoritnya Agar Lebih Tahan Lama — Batam Today
Beda Ade & Lukas Soal Dampak Putusan MK Soal Gibran, Hensa Singgung Soal Prabowo atau Jokowi
Inovasi Terbaru Pempek Minah Luncurkan Kulit Pempek Keriting Lenggang Ukuran Jumbo, Memuaskan dan Penuh
2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp 3.923 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Video Pria Diduga Berperilaku Tak Senonoh Viral di Instagram, Petugas Polsek Gunungputri turun mengecek lokasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Prabowo Soroti Kekurangan MBG dan Minta Pelanggaran Ditindak Tegas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Bakar BUMN Bermasalah, Prabowo Pasang Target Sapu Bersih 700 Perusahaan yang Merugi di Akhir Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:21 WIB

Pansus Gibran Bisa Ubah Peta Kekuasaan, Parpol Koalisi Mulai Ambil Sikap?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:01 WIB

Kunjungi BMKG, BPGMN Jajaki Integrasi Data untuk Dukung Pengelolaan Gambut dan Mangrove – Berita

Berita Terbaru