Isu Politik-Hukum Terkini: Hak Angket Diperiksa dan Jokowi Marah

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah isu politik dan hukum terkini menarik perhatian pembaca Beritasatu.com pada Kamis (5/11/2026) hingga Jumat (6/11/2026) pagi. Isu tersebut antara lain wacana penggunaan hak angket DPR untuk memakzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, perkembangan kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, hingga kemarahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) karena orang tuanya juga ikut terseret polemik tudingan ijazah palsu.

Selain itu, ada isu Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang membantah pemberitaan pencalonannya sebagai calon wakil presiden (cawapres) serta peluang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa kembali Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

5 Isu Politik-Hukum Terkini

Berikut rangkuman lima isu politik-hukum terkini yang perlu Anda ketahui.

1. Nasdem Rumuskan Posisi Terkait Hak Angket Pemakzulan Gibran

Partai Nasdem menggelar diskusi internal untuk merumuskan sikap terkait wacana penggunaan hak angket DPR untuk memakzulkan Gibran Rakabuming. Diskusi berlangsung di Menara Nasdem, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).

Ketua DPP Partai Nasdem Sugeng Suparwoto mengatakan pihaknya belum menentukan sikap resmi dan masih mengkaji usulan tersebut.

IKLAN

Meski belum menentukan sikap, namun di internal Partai Nasdem saat ini sedang melakukan pembahasan khusus untuk menentukan arah dan sikap partai terkait hak mempertanyakan Gibran, kata Sugeng.

Sebelumnya, PDIP dan PKS sudah menyatakan dukungannya untuk mendorong penggunaan hak angket.

2. Jokowi Tersenyum Saat Namanya Dikaitkan dengan Kasus Penyadapan Prabowo

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) hanya tersenyum saat ditanya soal namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Jokowi meminta semua pihak mengikuti proses hukum yang berjalan di Bareskrim Polri.

Kita semua ikuti proses hukum yang ada, kata Jokowi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan sejumlah petinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus ini. Kasus ini diduga terkait penyadapan ilegal terhadap Prabowo dan sejumlah partai pada periode 2025-2026.

3. Dasco bantah rumor bakal jadi cawapres

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar dirinya berpeluang menjadi calon wakil presiden (cawapres). Dia membenarkan informasi tersebut adalah hoax.

“Saya yakin itu hoax,” tulis Dasco melalui akun media sosial X miliknya, Rabu (4/11/2026).

Dasco menduga isu pencalonannya sengaja dimunculkan untuk mengalihkan perhatian masyarakat terhadap dugaan kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pihak.

Ada upaya untuk mengalihkan isu dari isu hangat penyadapan ilegal ke Dasco menjadi calon wakil presiden, katanya.

4. KPK Buka Peluang Periksa Kembali Nusron Wahid

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memeriksa kembali Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dalam kasus dugaan suap pengurusan HGB Summarecon Bogor dan dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik ​​masih mendalami keterangan Nusron yang diperiksa sebagai saksi pada Rabu (4/11/2026).

“Tentunya nanti juga tidak menutup kemungkinan dilakukan pemeriksaan lagi. Artinya kita sama-sama menunggu perkembangan penyidikan kasus ini,” kata Budi, Kamis (5/11/2026).

Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar lima jam itu, penyidik ​​mendalami kewenangan Nusron terkait sertifikasi tanah, pengurusan HGB, dan penempatan jabatan struktural di lingkungan ATR/BPN.

KPK juga mendalami pengetahuan Nusron terkait dugaan penerimaan uang oleh sejumlah tersangka yang disebut-sebut sebagai orang kepercayaannya.

5. Jokowi Marah karena Orangtuanya Terseret Polemik Ijazah

Jokowi mengaku sakit hati dan marah karena orang tuanya terlibat polemik tudingan ijazah palsu.

Pernyataan itu disampaikan usai menjalani sidang sebagai saksi dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026) malam.

“Iya tentu saya sangat tersinggung. Saya sangat marah karena orang tua saya, ibu kandung saya, ayah kandung saya dikatakan seperti itu,” kata Jokowi.

Ia pun teringat akan jasa orang tuanya yang telah merawat dan menyekolahkannya sejak ia masih kecil.

“Karena dia, apapun yang dia berikan padaku sejak aku masih bayi, yang menyekolahkanku sejak aku masih bayi, lalu dia mengucapkan kata-kata seperti itu. TIDAK sakit?” katanya.

Dalam persidangan tersebut, Jokowi juga menunjukkan dokumen ijazahnya mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Rangkaian uji coba tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 22.30 WIB.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Jokowi Pamer Gelar SD hingga Sarjana
Presiden Paraguay Dimakzulkan, Akibat Runtuhnya Bank Digital Terbesar
63% Pemuda Indonesia Tak Tertarik Bekerja di Program MBG, Bagaimana dengan Kopdes Merah Putih?
Harga Emas Hari Ini 6 November 2026: Antam Rp 2,55 Juta, Cek UBS, Galeri24 dan Buyback Terbaru
Tiga Jam Jelang Penangkapan, Ketum Parpol Disebut Sudah Bertemu Puluhan Jenderal di Balik Kasus Penyadapan Prabowo
Cuaca Bandung Hari Ini 6 November 2026, BMKG Prediksi Berawan dan Suhu Capai 32 Derajat
Berasal dari keluarga miskin, akta kelahiran Jokowi rupanya tak serta merta diproses
Menko Airlangga Sebut MBG dan KDMP Berkontribusi pada Pertumbuhan Ekonomi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:05 WIB

Jokowi Pamer Gelar SD hingga Sarjana

Jumat, 6 November 2026 - 09:45 WIB

Presiden Paraguay Dimakzulkan, Akibat Runtuhnya Bank Digital Terbesar

Jumat, 6 November 2026 - 09:25 WIB

63% Pemuda Indonesia Tak Tertarik Bekerja di Program MBG, Bagaimana dengan Kopdes Merah Putih?

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Isu Politik-Hukum Terkini: Hak Angket Diperiksa dan Jokowi Marah

Jumat, 6 November 2026 - 08:46 WIB

Harga Emas Hari Ini 6 November 2026: Antam Rp 2,55 Juta, Cek UBS, Galeri24 dan Buyback Terbaru

Berita Terbaru

Headline

Jokowi Pamer Gelar SD hingga Sarjana

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:05 WIB