2 Tahun Prabowo, PPK Manado Ajak Masyarakat Jaga Asta Cita dan Perangi Hoax

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RM.pengenal Orang Bebas – Persatuan Pemuda Keadilan (PPK) mengajak para aktivis dan masyarakat sipil untuk berperan aktif mengawal pelaksanaan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ajakan tersebut mengemuka dalam diskusi publik dan Refleksi Dua Tahun Asta Cita bertema “Merawat Toleransi, Penguatan Ekonomi Biru” yang digelar di sebuah hotel di Kota Manado, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan ini mempertemukan politisi sekaligus mantan anggota DPR RI, Kamran Mochtar Podomi, serta akademisi dan budayawan Sulut, Reiner Emyot Ointoe.

Diskusi juga ditutup dengan deklarasi penolakan terhadap hoaks dan disinformasi yang berpotensi memecah belah bangsa.

Ketua Umum PPK Dendi Budiman mengatakan diskusi ini penting untuk membahas berbagai upaya pemerintahan Presiden Prabowo dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya terkait kedaulatan energi dan pangan.

Baca juga: DPR: Pastikan Pelayanan Kesehatan Dapat Diakses Semua Masyarakat

“Pak Prabowo sangat ingin kedaulatan negara diwujudkan melalui kedaulatan energi dan pangan. Mudah-mudahan bisa terwujud,” kata Dendi saat membuka diskusi.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di forum ini, namun dapat terus berlanjut sebagai ruang bagi para aktivis dan masyarakat sipil untuk menyampaikan gagasan dan berkontribusi dalam mewujudkan kedaulatan negara menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap diskusi seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini saja, namun terus berlanjut agar peran kita sebagai aktivis, sebagai masyarakat sipil, dapat benar-benar terwujud menuju kedaulatan kita sebagai bangsa yang satu dan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara itu, Kamran Mochtar Podomi menilai Asta Cita yang diusung Prabowo dalam dua tahun terakhir merupakan harapan besar agar sumber daya yang dimiliki Indonesia dapat berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan nasional.

Menurutnya, Asta Cita juga mencerminkan sisi humanis Prabowo, khususnya melalui poin kedelapan yang fokus pada penguatan toleransi.

Baca juga: 2 Tahun Asta Cita Prabowo, Hilirisasi & Sinergi UMKM Jatim Dinilai Perlu Dikawal

Kamran mengatakan, penerapan Asta Cita memerlukan kesinambungan agar seluruh kebijakan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum, baik peraturan dalam negeri maupun peraturan internasional.

“Untuk menjamin seluruh kebijakan dapat dijalankan pemerintah dan tidak melanggar aturan, baik aturan dalam negeri maupun aturan internasional, maka Asta Cita tidak bisa berhenti,” kata Kamran.

Ia menilai delapan program tersebut merupakan agenda besar yang memerlukan upaya luar biasa dalam pelaksanaannya.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar program-program tersebut dapat terealisasi secara maksimal.

Agar dapat terealisasi secara maksimal, kedelapan program ini harus dilaksanakan dengan kesadaran penuh oleh seluruh warga negara Indonesia, ujarnya.

Baca juga: 2 Tahun Prabowo-Gibran, Pemuda Solo Perkuat Kolaborasi Sukseskan Asta Cita

Di sisi lain, akademisi dan budayawan Sulut, Reiner Emyot Ointoe menyoroti adanya paradoks dalam penerapan Asta Cita, khususnya di daerah.

Reiner pun menyinggung sosok Prabowo yang menurutnya memiliki kemiripan dengan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Melalui diskusi dan deklarasi tersebut, PPK Manado berharap masyarakat semakin aktif mengawal pelaksanaan Asta Cita dengan tetap menjaga persatuan dengan menolak penyebaran hoaks dan disinformasi.

Perbarui berita dan artikel RM.ID hal menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan berita terhangat setiap hari dari RM.id. Ayo gabung di Grup Telegram “Berita Rakyat Merdeka Update”caranya klik link lalu gabung. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel Anda.


Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Viral: Laki-laki tak terima ditegur karena minum di gerbong MRT
Video Viral Pasien Ditolak di Puskesmas Bantarujeg Majalengka: Ini Penjelasan Resmi Puskesmas
Ribuan Dapur MBG Dihentikan Mulai 2 November, 16 Dapur di Kepri Dihentikan, Ini Alasannya
BMKG Prediksi Hujan Petir Sore Hari di Banjarmasin
Berharap Gibran bersedia mundur ibarat mimpi di siang bolong, ini alasannya – Beritaambang
Rekomendasi dan Sinopsis Drama Korea Terbaru November 2026
BMKG Prakiraan Cuaca Pekanbaru 2 November 2026
Jokowi Berkumpul Bersama 45 Teman SMA & Relawan di Solo, Luncurkan Buku “Jokowi Presiden Yang Tak Pernah Berakhir” Jelang Sidang Diploma
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 05:40 WIB

Viral: Laki-laki tak terima ditegur karena minum di gerbong MRT

Senin, 2 November 2026 - 05:20 WIB

Video Viral Pasien Ditolak di Puskesmas Bantarujeg Majalengka: Ini Penjelasan Resmi Puskesmas

Senin, 2 November 2026 - 05:01 WIB

Ribuan Dapur MBG Dihentikan Mulai 2 November, 16 Dapur di Kepri Dihentikan, Ini Alasannya

Senin, 2 November 2026 - 04:40 WIB

BMKG Prediksi Hujan Petir Sore Hari di Banjarmasin

Senin, 2 November 2026 - 04:20 WIB

Berharap Gibran bersedia mundur ibarat mimpi di siang bolong, ini alasannya – Beritaambang

Berita Terbaru

Headline

BMKG Prediksi Hujan Petir Sore Hari di Banjarmasin

Senin, 2 Nov 2026 - 04:40 WIB