Cegah Berulangnya Kebakaran di TPA Supit Urang, DLH Siapkan Ecoplast

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG (Lentera) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mencegah terulangnya kebakaran di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Supit Urang. Upaya tersebut antara lain dengan memasang ecoplast untuk mencegah terjadinya pembakaran bara api di tumpukan sampah.

“Kalau pembangunan partisi itu bagian dari perawatan jangka panjang, akan dilakukan setelah pemadaman benar-benar selesai. Kemungkinan dalam waktu dekat kita akan memasang ecoplast,” kata Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, Sabtu (24/10/2026).

Menurut dia, pemasangan ecoplast diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali bara api di dalam tumpukan sampah. Pasalnya, dalam penanganan kebakaran kali ini, Raymond mengatakan petugas di lapangan masih menemukan bara api atau titik panas di bagian dalam tumpukan sampah, meski permukaannya sudah padam atau dibasahi.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman, karena sisa bara api yang ada di dalamnya berpotensi memicu kebakaran kembali.

Apalagi berkaca dari pengalaman penanganan kebakaran TPA Supit Urang pada tahun 2019, lanjut Raymodn, proses pemadaman saat itu memakan waktu sekitar 1 bulan. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan untuk mempersiapkan langkah mitigasi berupa pengadaan ecoplast.

Dengan pemasangan ecoplast, Raymond berharap pasokan oksigen ke bagian dalam tumpukan sampah bisa dibatasi. Setelah material dipasang, tumpukan sampah tersebut akan ditutup kembali dengan tanah atau pasir batu (sirtu) sehingga sisa bara api diharapkan dapat padam karena kekurangan oksigen.

“Kalau sudah ada ecoplast, baru kita tutupi lagi dengan tanah dan sampah. Ini membuat udara tidak lagi masuk ke dasar, sehingga kalau ada bara api akan mati karena tidak ada oksigen yang masuk,” jelasnya.

Dari segi alokasi anggaran, Raymond menegaskan, pengadaan ecoplast telah diusulkan melalui anggaran bantuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pengolahan sampah. Usai resmi dilantik menjadi Kepala definitif DLH Kota Malang pada Jumat (23/10), Raymond berharap pemasangan material tersebut bisa segera dilakukan pada bulan depan.

Di sisi lain, kebakaran TPA Supit Urang terus memprihatinkan. Raymond mengatakan, pada hari pertama kebakaran, Rabu (21/10/2026), luas lahan yang terbakar diperkirakan hampir 8 hektare.

Pada hari kedua, Kamis (22/10/2026), api menjalar ke sisi selatan yang merupakan kawasan TPA lama, yakni tumpukan sampah tua yang ditumbuhi rumput. Perluasan ini menyebabkan luas wilayah yang terkena dampak bertambah hingga hampir 9 hektar.

“Hari kedua menyebar di sisi selatan yang merupakan gunungan sampah tua yang ditumbuhi rumput atau biasa kita sebut TPA tua. Kurang lebih hampir sembilan hektare,” ujarnya.

Memasuki hari ketiga, Jumat (23/10/2026), tim penanganan melakukan upaya pengendalian agar api tidak semakin meluas. Salah satunya dengan membuat lubang untuk membatasi penyebaran api, dibarengi dengan meningkatkan intensitas pembasahan di area terdampak.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah meluasnya kebakaran, khususnya ke wilayah lain di sekitar tumpukan sampah. Pembasahan juga terus dilakukan untuk membantu proses pemadaman.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Putusan MK Bisa Jadi Jalan Prabowo Pisah dari Jokowi-Gibran di Pemilu 2029
Klasemen Final Asian Para Games 2026 & Update Ranking Indonesia
Dua Tahun Prabowo-Gibran Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan
Demo Paris Berlanjut, Polisi Waspadai Kerusuhan dan Tutup 24 Stasiun Metro
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Nias, Sumut
Bobby Nasution Tak Pahami Konflik Ijazah Gibran, Malah Minta Kadis Sumut Periksa Ijazah Luar Negeri
Diakui Implementasi MBG, Masih Banyak Kekurangan yang Dimiliki Prabowo, Minta Dibenahi
Kemkomdigi mengingatkan masyarakat untuk tidak serta merta percaya dengan informasi meta AI mengenai demonstrasi dan karhutla
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Putusan MK Bisa Jadi Jalan Prabowo Pisah dari Jokowi-Gibran di Pemilu 2029

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Klasemen Final Asian Para Games 2026 & Update Ranking Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Demo Paris Berlanjut, Polisi Waspadai Kerusuhan dan Tutup 24 Stasiun Metro

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Cegah Berulangnya Kebakaran di TPA Supit Urang, DLH Siapkan Ecoplast

Berita Terbaru