BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Nias, Sumut

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan nelayan dan pelaku pelayaran mewaspadai potensi gelombang laut setinggi empat meter di Samudera Hindia sebelah barat Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Gelombang tinggi tersebut diperkirakan terjadi pada 25–28 Oktober 2026 akibat pengaruh angin kencang.

Gelombang tinggi ini berpotensi terjadi pada 25 hingga 28 Oktober. Kondisi ini harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran, kata prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Belawan Dasmian Sulviani di Medan, dilansir Antara, Sabtu, 24 Oktober 2026.

BMKG menjelaskan, adanya sirkulasi siklon di Samudera Hindia sebelah barat Nias memicu terbentuknya tikungan angin dan pertemuan massa udara di wilayah Sumut. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di kawasan tersebut.

Sedangkan pola angin di wilayah Sumut bagian utara umumnya bergerak dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan berkisar antara 4-20 knot.

Selain di Samudera Hindia sebelah barat Kepulauan Nias, gelombang setinggi 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sumut. Kawasan ini meliputi perairan barat dan timur Sumatera Utara serta perairan barat dan timur Kepulauan Nias dan Kepulauan Batu.

Kondisi gelombang tersebut berisiko mengganggu keselamatan pelayaran, khususnya bagi nelayan yang menggunakan perahu. Risiko perlu diwaspadai bila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.



Ilustrasi Gelombang tinggi di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa 4 Agustus 2026. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Peringatan serupa juga diberikan kepada kapal tongkang ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter. Kapal penyeberangan perlu mewaspadai kondisi kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

BMKG mengimbau nelayan dan seluruh pemangku kepentingan pelayaran memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Putusan MK Bisa Jadi Jalan Prabowo Pisah dari Jokowi-Gibran di Pemilu 2029
Klasemen Final Asian Para Games 2026 & Update Ranking Indonesia
Dua Tahun Prabowo-Gibran Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan
Demo Paris Berlanjut, Polisi Waspadai Kerusuhan dan Tutup 24 Stasiun Metro
Cegah Berulangnya Kebakaran di TPA Supit Urang, DLH Siapkan Ecoplast
Bobby Nasution Tak Pahami Konflik Ijazah Gibran, Malah Minta Kadis Sumut Periksa Ijazah Luar Negeri
Diakui Implementasi MBG, Masih Banyak Kekurangan yang Dimiliki Prabowo, Minta Dibenahi
Kemkomdigi mengingatkan masyarakat untuk tidak serta merta percaya dengan informasi meta AI mengenai demonstrasi dan karhutla
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Putusan MK Bisa Jadi Jalan Prabowo Pisah dari Jokowi-Gibran di Pemilu 2029

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Klasemen Final Asian Para Games 2026 & Update Ranking Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Demo Paris Berlanjut, Polisi Waspadai Kerusuhan dan Tutup 24 Stasiun Metro

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Cegah Berulangnya Kebakaran di TPA Supit Urang, DLH Siapkan Ecoplast

Berita Terbaru