Tim SAR gabungan mengevakuasi satu dari empat jenazah yang baru ditemukan dievakuasi ke rumah sakit pada hari ke-18 operasi SAR kecelakaan KM Virgo Transport 8, di RSUD Sukamara. ANTARA/HO-Basarnas
Banjarmasin: Enam jenazah diduga korban tenggelamnya KM Virgo 8 dievakuasi dari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menuju Banjarmasin, Jumat, 2 Oktober 2026.
Dari enam jenazah, lima diantaranya ditemukan di kawasan pesisir Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat. Satu jenazah lagi ditemukan di kawasan pesisir Kabupaten Sukamara.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Basarnas jenis Dolphin AS 365 N3 Plus dengan nomor registrasi HR-3604. Helikopter tersebut membawa enam korban meninggal dunia atau kematian medis bersama satu personel BSG.
Helikopter tersebut berangkat dari Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, dan mendarat selamat di Lanud Syamsudin Noor, Banjarmasin, pada pukul 12.10 WITA.
Sebelum diterbangkan ke Banjarmasin, keenam jenazah tersebut terlebih dahulu dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapat perawatan awal. Dalam penerbangan ini, helikopter diawaki oleh Letkol P. Nurfi sebagai kapten, Letkol P. Endrik sebagai kopilot, dan Letkol Sutendi.
Evakuasi enam jenazah tersebut melibatkan sejumlah unsur terkait antara lain Basarnas, Lanud Iskandar, Lanal Kumai, dan Polairud. Setibanya di Banjarmasin, keenam jenazah kemudian menjalani proses penanganan dan identifikasi. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Tim SAR gabungan melancarkan proses evakuasi terhadap empat jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang ditemukan di wilayah pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Memasuki hari ke-19 operasi pencarian, belum ada tambahan temuan korban baru di lokasi tenggelamnya kapal.
Keempat jenazah tersebut ditemukan pada hari ke-18 operasi pencarian. Satu jenazah ditemukan di kawasan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, dan berada di RS Bhayangkara untuk proses identifikasi. Sementara tiga jenazah lainnya ditemukan di sekitar Sungai Teruntum, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa. (ANTARA/HO-Basarnas)
Ketiga jenazah asal Seruyan dievakuasi ke Pangkalan Bun melalui jalur darat sebelum diterbangkan ke RS Bhayangkara Banjarmasin.
Proses evakuasi jenazah dari lokasi penemuan menghadapi kendala berat karena sulitnya akses geografis wilayah Kalimantan Tengah. Lokasi penemuan berada di kawasan rawa terpencil dengan jarak 5 hingga 6 jam dari pemukiman terdekat.
Akses menuju lokasi penemuan jenazah sangat sulit karena merupakan daerah rawa dan sangat sulit dijangkau tim SAR gabungan. Jarak pemukiman ke lokasi penemuan cukup jauh, 5 hingga 6 jam, dan akses juga cukup sulit karena medan berlumpur hampir setinggi pinggang, kata Kepala Operasional Basarnas Banjarmasin Arianto, dikutip dari tayangan Metro Today, Metro TV, Kamis 1 Oktober 2026.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














