Tren Belanja Negara Indonesia dari Jokowi hingga Prabowo Dipatok Rp 4.106 Triliun di 2027

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan data Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang dihimpun Databoks, belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sejak era Presiden Joko Widodo hingga era Prabowo Subianto menunjukkan tren peningkatan.

Pada era Jokowi yang dimulai pada Oktober 2014 (dikombinasikan dengan periode terakhir kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2014) hingga tahun 2023, belanja negara berkisar antara Rp1.800 triliun hingga Rp3.100 triliun.

Memasuki era Prabowo pada Oktober 2024 (digabung dengan periode terakhir kepemimpinan Jokowi pada 2024), belanja sudah menembus Rp3.300 triliun.

LKPP menunjukkan pada tahun 2024 belanja negara mencapai Rp3.359,76 triliun. Kemudian naik lagi menjadi Rp3.435,46 triliun pada tahun 2025.

Pada tahun 2026, perkiraan atau prospek belanja negara sebesar Rp3.942,4 triliun atau 102,6% dari pagu APBN.

Katadata melaporkan bahwa perkiraan ini sudah memperhitungkan belanja tambahan sekitar Rp. 132 triliun untuk memenuhi kewajiban subsidi dan kompensasi.

Sedangkan untuk tahun 2027, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat mengalokasikan APBN sebanyak Rp4.106,3 triliun.

Melalui jalurnya, Kementerian Keuangan menyampaikan belanja negara didukung oleh pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp3.435,1 triliun dan didukung oleh pembiayaan yang inovatif dan terukur sebesar Rp671,2 triliun.

Defisit anggaran tahun 2027 ditargetkan sebesar 2,40% dari produk domestik bruto (PDB).

Kepada Antaranews, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan belanja pada tahun 2027 merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah.

“Baru kali ini dalam sejarah RI belanja negara melebihi Rp4.000 triliun. Ini bukan sekadar belanja besar, tapi juga tanggung jawab besar,” kata Suahasil dalam Forum Bisnis ANTARA di Jakarta, Rabu (23 September 2026).

“Pengungkapan: Ini adalah terjemahan artikel asli yang dibuat oleh AI. Kami mengupayakan keakuratan, namun perlu diingat bahwa terjemahan otomatis mungkin mengandung kesalahan atau sedikit inkonsistensi.”

Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Panahan Payakumbuh Sabet 11 Medali di Hari Pertama Porprov Sumbar 2026
Basarnas Akan Gelar Pelatihan Potensi SAR dan Bentuk Desa Penyelamat di Baleran
Porprov Sumbar Bangkit dari Mati Suri, Payakumbuh Bidik Regenerasi Atlet
Daftar Game Terbaru di Poki Games Oktober 2026
Aliansi UMKM Bogor Demonstrasikan BRI KCP Sindang Barang, Imbau KUR Tak Ribet – wwb.co.id
Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom RI Dipenjara karena Demo Tolak Omnibus Law
Mori Hanafi meminta agar kemampuan Basarnas terus diperkuat menghadapi operasi ekstrem
Anwar Usman Soal Sengketa Ijazah Gibran di MK: No Comment! : Berita Okezone
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Panahan Payakumbuh Sabet 11 Medali di Hari Pertama Porprov Sumbar 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Basarnas Akan Gelar Pelatihan Potensi SAR dan Bentuk Desa Penyelamat di Baleran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Porprov Sumbar Bangkit dari Mati Suri, Payakumbuh Bidik Regenerasi Atlet

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Daftar Game Terbaru di Poki Games Oktober 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Aliansi UMKM Bogor Demonstrasikan BRI KCP Sindang Barang, Imbau KUR Tak Ribet – wwb.co.id

Berita Terbaru

Headline

Daftar Game Terbaru di Poki Games Oktober 2026

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:15 WIB