Sabtu, 26 September 2026 – 00:03 WIB
Solok, VIVA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta dokter pribadinya memeriksa kondisi kesehatan sejumlah pengungsi dan mengobati korban luka sembari menyelamatkan diri dari banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Jaga Stabilitas Negara, RAPI Desak MK Tolak Gugatan PHPU Pilpres 2024
Di Pos Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Solok, Jumat, Wakil Presiden Gibran mendapati beberapa pengungsi belum mendapat perawatan sehingga ia memerintahkan dokter pribadinya yang mendampinginya selama di Solok untuk melakukan pemeriksaan.
Dari dialog dengan sejumlah pengungsi, Gibran bertemu dengan Yulna Yenita (55 tahun), yang kakinya terluka karena tertusuk paku saat banjir bandang.
![]()
Gugatan Persyaratan Pendidikan Gibran di Mahkamah Konstitusi dinilai melemahkan Koalisi Pemerintahan Prabowo
“Jadi, ibu yang kemarin ada di sana menginjak paku? Apakah sudah diperiksa?” tanya Wapres pada Yulna seperti dikutip dari siaran resmi Sekretariat Wapres.
Wapres pun meminta kesediaan Yulna untuk diperiksa dokter. “Ibu mau memeriksanya sekarang? Di sini ada dokternya,” kata Wapres.
![]()
Gibran meminta bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Solok
Dokter pribadi Wapres kemudian memeriksa luka di kaki Yulna. Setelah pemeriksaan awal selesai, Yulna dirujuk ke RSUD Arosuka Kabupaten Solok untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Di tempat pengungsian yang sama, Wapres juga menemui Oktafirnus (43 tahun) yang mengeluh sesak napas dan batuk darah.
Saat ditanya apakah sebelumnya pernah memeriksakan diri ke rumah sakit, Oktafirnus mengaku belum pernah menjalani pemeriksaan karena terkendala biaya dan keanggotaan BPJS.
“Saya belum pernah periksa karena tidak punya dana atau BPJS,” kata Oktafirnus menjawab pertanyaan Gibran.
Wapres pun meminta dokter pribadinya memeriksa kondisi Oktafirnus. Lebih lanjut, Wapres segera berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat untuk membantu melengkapi administrasi kesehatan Oktafirnus agar bisa segera diperiksa dan dirawat di rumah sakit.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Solok, Wapres menegaskan, perhatian khusus harus diberikan kepada kelompok rentan, antara lain anak-anak, penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan warga dengan penyakit penyerta, dalam menghadapi dampak bencana.
“Prioritaskan kelompok rentan, tidak hanya mereka yang datang ke rumah sakit, tapi juga mereka yang berada di pengungsian. Pantau secara berkala, lakukan kunjungan ke posko dan tempat evakuasi mandiri,” ujar Wapres kepada pejabat pemerintah daerah.
Halaman Berikutnya
Gibran juga meminta agar kelompok rentan terus dipantau baik di fasilitas kesehatan maupun di lokasi pengungsian agar kebutuhan kesehatannya dapat segera ditindaklanjuti pada masa tanggap darurat. (Semut)
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














