Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali disinggung soal isu bakal menjadi cawapres Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029. Bukannya memberikan jawaban serius soal peluang tersebut, Dedi malah membalasnya dengan candaan yang menunjukkan sejauh mana pemikirannya terhadap kontestasi politik ini.
Dedi mengaku belum memikirkan kemungkinan berduet dengan Gibran. Padahal, menurutnya, persoalan politik menjelang pemilu presiden belum menjadi agendanya saat ini.
Baca Juga: Jokowi Kerahkan Anggota Keluarganya di Politik Indonesia: Gibran Masih Anak Emasnya
“Aku belum kepikiran besok punya pacar atau tidak,” kata Dedi, dikutip Rabu (23/9/2026).
Pernyataan itu dilontarkannya saat namanya kembali dikaitkan dengan Gibran. Spekulasi duet keduanya mencuat seiring Dedi semakin ramai dilibatkan dalam perbincangan terkait sosok calon Pilpres 2029.
Namun Dedi sepertinya tak tertarik mengikuti arus spekulasi.
Dedi dengan tegas mengatakan, belum ada arah politik yang disiapkan untuk Pilpres 2029. Termasuk kemungkinan dirinya berpasangan dengan Gibran.
“Pokoknya tidak apa-apa, hari ini saya hanya fokus bekerja untuk memberikan yang terbaik. Kita belum berpikir terlalu jauh,” ucapnya.
Saat ini, ia masih menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat. Oleh karena itu, pekerjaan pemerintah di tingkat daerah menjadi prioritas yang ingin diselesaikannya sebelum membicarakan kemungkinan maju dalam kontestasi nasional.
Bahkan Dedi sebelumnya mengatakan, target yang dipikirkannya adalah bagaimana menjadi gubernur sukses.
“Kami sedang memikirkan bagaimana menjadi gubernur yang sukses. Kami tidak memikirkan hal lain,” ujarnya.
Diketahui, Median Survey baru-baru ini menghebohkan masyarakat. Prabowo Subianto memimpin simulasi terbuka calon presiden dengan elektabilitas 32,2 persen.
Namun Dedi Mulyadi di peringkat kedua dengan 19,8 persen, disusul Anies Baswedan di peringkat ketiga dengan 19,5 persen. Sedangkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hanya mendapat dukungan 2 persen.
Sementara pada simulasi semi terbuka, calon presiden juga menjadi perhatian. Prabowo Subianto meraih elektabilitas 32,4 persen. Dedi Mulyadi memperoleh 20,6 persen, Anies Baswedan memperoleh 20,5 persen, dan Gibran Rakabuming Raka memperoleh elektabilitas sebesar 2,6 persen.
Baca juga: Tunggu Proses Politik, Nusron Wahid Tak Akan Bisa Lepas dari KPK: Aliran Dana Begitu Kuat…
Survei tersebut diterbitkan pada 1 September 2026. Hal ini berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














