JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto menyinggung pentingnya kepekaan dan kesadaran diri bagi seorang pemimpin.
Ia menegaskan, pemimpin harus bisa merasakan getaran hati masyarakat dan mengetahui kapan waktunya untuk mundur.
“Seorang pemimpin harus bisa merasakan getaran hati rakyat, saya merasakan getaran hati kalian,” ujarnya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.
Prabowo menegaskan, kemampuan mendengarkan aspirasi masyarakat menjadi kunci utama kepemimpinan.
Ia berpendapat bahwa seorang pemimpin tidak boleh memaksakan kehendak pribadinya pada masyarakat yang sudah bosan.
“Jadi pemimpin harus paham bahwa sebelum didepak harus mundur,” ujarnya sebelum mengakhiri pidatonya di acara tersebut.
Baca juga: Prabowo Ungkap Alasan Sering Berpidato Tanpa Teks: Saya Suka Bicara Apa adanya
Dalam pidatonya di acara tersebut, Prabowo membahas berbagai hal, mulai dari bencana yang sedang terjadi di Indonesia hingga rencana perbaikan yang ingin dilaksanakan oleh pemerintah yang dipimpinnya.
Kebakaran hutan
Ia sempat menyinggung soal kebakaran hutan, di mana Prabowo mengaku mendapat laporan dari Kapolri bahwa ada 95 korporasi yang terindikasi melakukan pelanggaran dan ikut bertanggung jawab atas kebakaran hutan.
Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyatakan sudah menginstruksikan Kapolri mengusut belasan korporasi tersebut. Lebih lanjut, dia menegaskan akan mencabut izin korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran.
Prabowo pun mengutarakan keinginannya untuk memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi.
Ia mengungkapkan keinginannya untuk segera membahas rencana tersebut dalam rapat terbatas (ratas) atau kegiatan lain untuk mewujudkannya.
Unduh Aplikasi KompasTV di TV Anda, kini dalam satu aplikasi untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














