JAKARTA (Realitas)- Akademisi Rismon Sianipar menantang Profesor Denny Indrayana untuk menggelar debat bermartabat terkait persoalan surat penyetaraan ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka.
Rismon mengusulkan agar perdebatan dilakukan tanpa tendensi personal atau politik, dengan fokus pada aspek akademik dan perbedaan sistem pendidikan yang berlaku.
Ia mengajak Denny Indrayana membahas perbedaan terminologi dan sistem akademik, antara lain sistem UNESCO, sistem pendidikan Indonesia, dan sistem Inggris yang salah satunya dianut Singapura.
Dalam debat kali ini, Rismon ingin membahas tentang pengertian sekolah menengah atas atau SMA, serta isu kesetaraan dalam sistem akademik yang berbeda.
Ia pun menyarankan agar debat dilakukan melalui podcast atau televisi, bahkan menyebut acara Rosi sebagai salah satu opsi pembahasan persoalan tersebut.
Menurut Rismon, pembahasan inti akademis perlu dikedepankan agar persoalan surat kesetaraan ijazah SMA Gibran tidak berkembang menjadi bola liar atau narasi yang dipersepsikan sebagai bagian dari kepentingan politik praktis.
Sebagai akademisi, Rismon berpendapat bahwa perdebatan mengenai isu ini sebaiknya dimulai dari pembahasan inti akademiknya terlebih dahulu.baru
Penyunting : Penyunting
URL:
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency














